Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jorge Lorenzo Pamit dari MotoGP

izak-Indra Zakaria • Jumat, 15 November 2019 | 10:09 WIB

VALENCIA  - Sulit membayangkan seorang juara dunia lima kali, Jorge Lorenzo harus mengakhiri karir profesionalnya dengan kondisi yang kondisi buruk musim ini. Persoalan cedera menjadi pemicu keputusan pensiun pada balapan terakhir MotoGP 2019 di Sirkuit Valencia, Spanyol akhir pekan ini.

Pertanda masa pensiun itu semakin dekat buat X-Fuera ketika dia kecelakaan di Assen Belanda Juni lalu. Cedera punggung pasca fraktur tulang belakang membuatnya harus absen di empat race berikutnya. “Aku nggak mau balapan lagi,” kata Lorenzo mengingat insiden di Assen. Tetapi keputusan akhir muncul setelah balapan di Sepang, Malaysia.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam sesi konferensi pers khusus menjelang GP Valencia. Lorenzo didampingi CEO Dorna Carmelo Ezpeleta saat menyampaikan keputusan pensiun tersebut.

Sebelumnya, badai cedera sudah menerpa Lorenzo sejak tahun lalu, ketika masih bersama Ducati. Saat menjalani latihan menjelang musim baru, Lorenzo mengalami kecelakaan. Kali ini dia harus naik meja operasi lengan kiri. Bahkan ketika diperkenalkan Repsol Honda awal musim ini, tangan kirinya masih dibebas pasca operasi.

Lorenzo merupakan salah satu pembalap terbaik yang beredar dalam 10 tahun terakhir. Musim-musim terbaiknya terjadi ketika masih bersama Yamaha. Sejak promosi ke MotoGP pada 2008, Lorenzo menjadi salah satu kuncian tim garpu tala.

Bersama pabrikan Jepang tersebut, X-Fuera mendapatkan tiga gelar MotoGP. Lorenzo menyebut balapan di GP Malaysia 2010 menjadi yang paling berkesan. Sebab, saat itu dia memastikan gelar juara dunia MotoGP untuk pertama kalinya.

"Aku pikir ada empat hari terpenting dalam kehidupan pembalap. Pertama saat memulai race pertama. Kedua, yakni kemenangan pertama, lalu ketiga yakni gelar juara dunia pertama-tidak semua orang bisa menjadi juara dunia," katanya katanya dalam konferensi pers sebagaimana dikutip Motorsport.

"Lalu hari ketika pensiun. Seperti yang Anda semua bayangkan, aku di sini untuk mengumumkan hari itu (pensiun) segera tiba buatku. Ini (GP Valencia) mungkin akan menjadi balapan terakhirku di MotoGP, dan di akhir balapan, aku akan pensiun sebagai pembalap profesional," paparnya.

MotoGP 2019 menjadi penutup yang kurang sempurna buat karir Lorenzo. Dari 14 balapan musim ini, dua kali dia gagal finis. Sedangkan pada sisa balapan lainnya Lorenzo tak mampu bersaing. Capaian terbaiknya yakni finis di posisi 11 GP Prancis. Namun setelah kembali pasca insiden di Assen, prestasi terbaiknya yakni finis di posisi ke-14.

Rencana pensiun Lorenzo sudah dia dengungkan sejak GP Malaysia. Tetapi, baru tadi malam (WIB) dia menyampaikan kepada publik secara langsung. "Segera setelah aku mendengar keputusan Jorge, kami berbicara dengan FIM dan aku senang bahwa Jorge akan menjadi legenda MotoGP pada GP Spanyol di Jerez berikutnya," urainya.

Kepindahan Lorenzo tahun ini bersama Honda sebelumnya digadang-gadang bisa menjadi duet maut bersama Marc Marquez. Pasalnya, sejak Marquez menjadi juara dunia MotoGP pada 2013 hanya Lorenzo yang mampu menggoyahkan dominasi tersebut. Pembalap 32 tahun itu memecahkan dominasi Marquez pada musim 2015, di akhir musim Lorenzo menjadi juara.

Sayangnya, misi Honda menduetkan dua juara dunia di tim yang sama tidak berjalan sempurna. Selanjutnya, masa peristirahatan segera menyambut seorang Lorenzo di luar arena balap. (nap)

Editor : izak-Indra Zakaria
#motogp