Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pesimistis Kompetisi Bisa Dilanjutkan Juli

izak-Indra Zakaria • 2020-05-04 15:29:51
Photo
Photo

SURABAYA– Kepastian Liga 1 2020 memang belum jelas. PT Liga Indonesia Baru (LIB) punya opsi untuk melanjutkan kompetisi pada Juli atau September mendatang. Rencana itu disambut baik oleh pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso.

Pelatih 50 tahun itu berharap tetap ada kompetisi musim ini. ’’Pemain harus ada kegiatan. Karena kalau tidak nanti imbasnya kan ke timnas juga,’’ kata Aji saat dihubungi Jawa Pos. Soal kapan kompetisi bergulir, Aji menyerahkan keputusan kepada PT LIB. ’’Saya yakin baik LIB maupun PSSI sudah memikirkan yang terbaik untuk kelanjutan kompetisi,’’ jelasnya.

Hanya, dia ragu kompetisi bisa bergulir Juli mendatang. Sebab, Aji melihat belum ada tanda-tanda pandemi Covid-19 akan berakhir dalam waktu dekat. ’’Misal Juli kompetisi benar-benar dimulai, terus kemudian muncul kasus Covid-19 lagi. Ini jadi malah rumit urusannya. Kompetisi idealnya memang harus dimulai kalau pandemi benar-benar sudah berakhir,’’ jelas kapten Persebaya saat juara Liga Indonesia musim 1996–1997 tersebut. ’’Makanya, sangat berat kalau Juli dilanjutkan,’’ tambahnya.

Sempat ada wacana untuk melanjutkan kompetisi pada Juli. Syaratnya, seluruh pertandingan digelar tanpa penonton. Soal itu, Aji sama sekali tidak sependapat. Menurut dia, sangat aneh jika pertandingan sepak bola digelar tanpa hadirnya suporter. ’’Salah satu tujuan kompetisi ini kan untuk menghibur masyarakat. Saya nggak setuju itu (tanpa penonton). Apalagi, kalau tanpa penonton, pertandingan juga kurang menarik,’’ terang bapak lima anak tersebut.

Apalagi, Aji tahu betul rasanya laga tanpa penonton. Maklum, Green Force –julukan Persebaya– tengah mendapat sanksi dari Komdis PSSI saat Aji baru menggantikan Wolfgang Pikal musim lalu. Saat itu, suporter Persebaya, Bonek, dilarang mendukung tim kesayangannya dalam sembilan laga pemungkas Liga 1 2019. Baik dalam laga home maupun away.

Bagi Aji, pertandingan tanpa kehadiran suporter sangat tidak bagus bagi sepak bola Indonesia. Karena itu, dia dengan tegas menentang keputusan kompetisi digulirkan tanpa penonton. ’’Kalau memang tetap dipaksa tanpa penonton, mending kompetisinya tidak usah dilanjutkan saja. Dihentikan saja,’’ tegas kapten timnas di era 90-an tersebut.

Karena itu, jika memang Liga 1 2020 kembali bergulir September nanti, Aji terima saja. ’’Ya monggo saja kalau memang itu yang terbaik,’’ ucapnya. Hanya, dia berharap PSSI dan LIB mempertimbangkan banyak hal sebelum kembali menggulirkan kompetisi. ’’Kalau (kompetisi) mau diteruskan, status pandemi sudah harus klir 100 persen,’’ terang mantan pelatih Arema FC dan Persela Lamongan tersebut.

Aji berharap segera ada keputusan soal kejelasan kompetisi. Jika menilik keputusan pemerintah, masa bencana pandemi Covid-19 baru tuntas pada 29 Mei mendatang. Sembari menunggu kepastian, para pemain Green Force tetap melakukan latihan online. Latihan itu dilakukan untuk tetap menjaga kondisi pemain. ’’Setidaknya kondisi tetap stabil di 60 persen. Dengan begitu, saat kembali ke lapangan, proses recovery tidak terlalu lama,’’ pungkas Aji. (gus/c17/ali)

Editor : izak-Indra Zakaria
#bola nasional