Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Fisik Mulai Prima

izak-Indra Zakaria • 2021-05-10 11:52:49
SOLID: Skuat Borneo FC makin matang jelang bergulirnya Liga 1 2021. BORNEO FC MEDIA
SOLID: Skuat Borneo FC makin matang jelang bergulirnya Liga 1 2021. BORNEO FC MEDIA

--Minta logo beroneo di dalam berita ini ya bang—

 

SAMARINDA - Mengakhiri turnamen pramusim lebih cepat cukup menguntungkan bagi Borneo FC Samarinda. Sultan Samma dkk kini memiliki fisik lebih prima karena melakukan persiapan sejak jauh hari.

Pelatih fisik Borneo FC Marcos Gonzales menuturkan, waktu yang ada selepas pramusim dimaksimalkan. Termasuk menjalankan program di sektor fisik yang menjadi bagian penting dari evaluasi tim.

"Program berjalan baik. Kami sudah sebulan berlatih dan ada peningkatan fisik pemain secara signifikan," ujar Marcos.

Perkembangan fisik pemain ini disambut antusias oleh Marcos. Sebab, dia mengklaim timnya sudah siap tempur di Liga 1 nanti.

"Kami menggunakan pramusim sebagai bagian dari persiapan. Tujuan utama adalah Liga 1. Kami punya modal bagus sebelum kompetisi dimulai," imbuhnya.

Borneo FC punya fakta yang cukup unik selama fase grup Piala Menpora 2021. Mereka menjadi salah satu tim yang tidak dihinggapi masalah cedera selama Piala Menpora.

Memang ada dua pemain absen karena cedera, yakni Diego Michel dan Wahyudi Hamisi.  Tetapi keduanya mengalami cedera sebelum Piala Menpora bergulir.

Marcos menjelaskan rahasia di balik fisik pemain yang mengesankan. Program latihan yang diberikan menjadi alasan.

Di Borneo FC khusus untuk program latihan fisik diberikan per individu. Dengan kata lain, program yang diberikan antara satu pemain dengan pemain lain berbeda.

“Itu tergantung program masing-masing. Bagi kami itu baik-baik saja. kami percaya bahwa program persiapan fisik haruslah individu, sedangkan taktisnya adalah (secara) tim,” ujarnya.

Mantan pelatih fisik Arema FC tersebut juga membeberkan, Borneo FC menggandeng Kinesiologi atau ahli gerakan tubuh manusia dalam setiap menyusun program latihan.
Dengan demikian, ada semacam sesi khusus yang diberikan untuk meminimalkan cedera, dampak dari latihan rutin.

Selain itu, program-program yang diberikan kepada pemain sudah dipertimbangkan bersama, sehingga memiliki tingkat risiko cedera paling kecil.

“Perencanaan dan pemilihan tugas sangat penting. Sebelum pelatihan, kami memiliki program pencegahan cedera yang dirancang ahli kinesiologi kami, Wanda Prasetyo, dan pemain melakukannya setiap hari. Setelah itu, bersama staf kami merancang dengan mengatur perencanaan untuk 6 minggu,” pungkasnya. (*/abi2/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria
#pbfc