BANJARMASIN – Eksistensi cabang olahraga (cabor) elektronik atau E-Sport di Kalsel semakin mantap setelah diakui sebagai cabor prestasi dan masuk anggota KONI Kalsel. Buktinya, ESI Kalsel menggelar Kejurprov E-Sport Kalsel pada 4-18 Juli ini.
Opening Ceremony dilaksanakan secara virtual, Minggu (4/7). Pj Gubernur Kalsel, Syafrizal ZA membuka agenda ini juga secara virtual. Selain itu, sambutan virtual juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Hermansyah. Dukungan juga disampaikan oleh Danrem 101/Antasari Brigjen Firmansyah, serta Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kalsel Gusti Perdana Kesuma.
Sekretaris Umum ESI Kalsel, Handoko Tri Hatmojo menuturkan ada sejumlah game yang dipertandingkan dalam Kejurprov E-Sport perdana Kalsel tersebut. Mulai dari game Mobile Legend, PUBG, Free Fire, E-Football, FIFA 21, Tekken, dan Dota 2. Format game yang dipertandingkan adalah beregu putra putri dan individual. “Game dipertandingkan dengan platform mobile, PC, dan konsol game,” ujar Handoko.
Ada 320 atlet E-Sport dari 13 kabupaten/kota yang berpartisipasi. “Pertandingan kami siarkan secara online melalui Livestreaming. Peserta bertanding dari basecamp masing-masing. Sehingga kami pastikan Kejurprov ini sesuai protokol kesehatan karena tidak menciptakan kerumunan,” urainya.
Handoko menceritakan ajang ini juga sebagai persiapan menuju Porprov XI Kalsel 2022 di Kandangan. “Kemungkinan besar Cabor E-Sport juga akan jadi salah satu cabor yang resmi dipertandingkan di Porprov Kandangan. Selain itu, ajang kejurprov ini juga sebagai wadah pemantauan bakat atlet E-Sport Kalsel untuk diarahkan ke ajang yang lebih bergengsi, baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya.
Hermansyah meminta agar para atlet E-Sport bertanding secara sportif. “Tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Mudah-mudahan lewat kejurprov ini kemampuan para atlet E-Sport Kalsel semakin terasah. Supaya bisa bersaing di level nasional maupun internasional,” tuntasnya.(oza/dye/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin