Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Targetkan 7 Medali

uki-Berau Post • 2021-09-09 20:02:07
TARGET TINGGI: Cabor layar menjadi salah satu cabor yang diandalkan Kaltim untuk meraih medali pada PON di Papua.
TARGET TINGGI: Cabor layar menjadi salah satu cabor yang diandalkan Kaltim untuk meraih medali pada PON di Papua.

TANJUNG REDEB -  Sejumlah perwakilan Kalimantan Timur tengah bersiap menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua.

Tak terkecuali bagi sejumlah atlet-atlet Bumi Batiwakkal - sebutan Berau - yang juga mampu turut menjadi bagian dari kontingen Kaltim di ajang olahraga nasional di Indonesia itu. Di antaranya Berlian Duma Pare dan Noor Ainah dari cabang olahraga kriket. Lalu, Indri Purwati dari cabor panahan. Kemudian Rangga Putra, cabor sepatu roda. Ani dan Sumarni dari cabor angkat berat. Serta Muhammad Marcel Ferdinoor dari cabor tarung derajat.

Sementara bagi cabor layar secara penuh mewakili kontingen Kaltim. Sebanyak 12 atlet lokal asal Berau dipercaya kembali berjuang memberikan prestasi cemerlang.

Ketua Porlasi Kaltim Teddy Nanang Abay mengatakan, demi mengejar target juara umum, atlet layar Kaltim telah bertolak ke Papua kemarin (8/9). Bahkan peralatan tanding saat ini sudah berada di venue pertandingan di Jayapura.

“Kami sudah kirim alat dua kontainer, dan atlet sebagian tadi pagi (kemarin, red) sudah menyusul. Jadi sisanya lagi dijadwalkan berangkat tanggal 15 September ini," terang pria yang karib disapa Babeh tersebut.

Keputusan berangkat lebih awal menurut Teddy, menjadi salah satu strategi Porlasi untuk mengenal lebih baik venue yang akan digunakan saat lomba nanti. “Minimal atlet sudah punya gambaran venue yang akan digunakan,” ucapnya.

Di PON Papua, Porlasi Kaltim menargetkan tujuh medali emas. Itu menjadi syarat untuk menyabet gelar juara umum. “Insyaallah tanpa mendahului takdir kita sudah punya pandangan enam medali emas," jelasnya.

"Itu kami lihat dari beberapa event terakhir yang kami ikuti. Untuk satu emas lagi kita akan fight di tiga nomor lainnya, kami optimistis dari tiga nomor tanding itu akan melahirkan satu emas. Doakan saja,” sambungnya.

Mengenai kesiapan atlet sendiri, kata Ketua Porlasi Berau, Kosim Noor Seha mengaku secara fisik maupun teknik sudah siap untuk menatap PON Papua 2021 dan siap bersaing dengan kontingen lainnya yang mengikuti sebanyak 16 pengprov. Hanya tinggal pematangan taktik dan strategi, setelah tahu medan dan kondisi cuaca di venue.

"Semua atlet sudah siap baik mental, fisik, dan teknik," jelas Kosim.

Terlebih sejauh ini pihaknya sudah mantapkan kesiapan sejak jauh hari. Bahkan latihan teknik digenjot selama 5 kali, kemudian fisik 6 kali dalam sepekan. Sehingga mengenai peta kekuatan dirinya juga sudah mengantisipasi. "Yang jelas untuk di kelas selancar angin, Kaltim masih diunggulkan. Berbicara pesaing ada DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Bali," bebernya.

Tetapi yang pasti, dirinya dan pengurus tetap optimistis bisa membawa pulang medali. Paling tidak mengulang prestasi pada PON empat tahun lalu. "Tetap yakin cabor layar bisa melebih prestasi PON sebelumnya," tuturnya.

Terpisah, Ketua KONI Berau, Al Hamid menyampaikan, dirinya yakin dan sangat optimistis atlet Berau yang berlaga di PON mampu berprestasi. Apalagi membawa nama daerah di tingkat nasional.

“Tentu, kita harus yakin dengan kemampuan atlet-atlet kita,” katanya Al Hamid.

Disebutnya, sebelum ditunjuk mewakili Kaltim berlaga di PON, atlet tersebut sudah mengikuti berbagai seleksi dan kejuaraan. Bahkan, ada beberapa atlet Berau yang sudah pernah mewakili Indonesia di ajang Internasional, terutama dari cabang olahraga layar.

“Kalau dari segi kemampuan dan pengalaman, saya kira untuk mencapai target di PON sangat terbuka. Bahkan, saya yakin semua target yang diberikan, dapat dicapai,” ucapnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengapresiasi atlet-atlet Berau yang ikut serta mewakili kontingen Kaltim menuju PON. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi sekarang, atlet tetap semangat menjalani latihan.

"Latihan di tengah pandemi memang tidak mudah untuk dilakukan, selain harus menjaga kesehatan atlet, agar tidak terpapar Covid-19, juga harus menyesuaikan program latihan dengan aturan protokol kesehatan (Prokes)," tegasnya.

“Memang terkadang itu tidak maksimal, tapi dengan semangat yang ditunjukkan atlet-atlet kita, kondisi itu tidak mempengaruhi kualitas atlet-atlet Berau yang berlaga di PON,” lanjutnya.

Dirinya berharap, semangat tersebut tetap ada dalam setiap atlet Berau. Tidak hanya mereka yang akan bertanding di PON Papua, melainkan juga atlet-atlet yang akan mewakili Berau di Porprov 2022 nanti.

“Tentu harapannya, atlet-atlet Berau menjadi atlet yang membanggakan, tidak hanya di daerah, namun juga membanggakan Indonesia ke depannya,” tutupnya. (mar/udi)

Editor : uki-Berau Post
#olahraga