TANJUNG REDEB – Cabang olahraga (Cabor) Layar saat ini masih fokus mempersiapkan diri mengikuti Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON). Dimana, hal tersebut dibuktikan dengan rutinya latihan yang dipusatkan di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.
Diutarakan Tim Manager Cabor Layar Kaltim untuk Pra PON dan PON, Ida Nursanti, saat ini atlet sedang ‘digembleng’ untuk bisa memantapkan skill dan fisiknya. Pasalnya, menurut dia, bahwa salah satu syarat untuk bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON), atlet harus mengikuti babak kualifikasi atau Pra PON terlebih dahulu. “Pra PON nanti akan dilaksanakan di Jakarta pada Oktober mendatang,” ujarnya kepada Berau Post, kemarin.
Digenjot untuk latihan menurutnya agar ada parameter atau acuan dari KONI provinsi untuk memastikan bahwa atlet yang dikirim dari segi kemampuan fisik itu bagus. Dalam artian, atlet yang dikirim untuk Pra PON secara kemampuan fisik harus lebih bagus. “Makanya kita harus terus meminta agar para atlet dapat terus berlatih dan meningkatkan skill dan kemampuannya,” imbuhnya.
Hasil tes fisik akan disampaikan secara resmi KONI provinsi ke masing-masing cabornya. Untuk menjadi evaluasi agar persiapan ke Pra PON bisa lebih matang. Dengan kemampuan dari cabor masing-masing.
Di lokasi yang sama Ketua Cabor Layar Berau, Kosim Noor Seha, mengaku bahwa untuk atlet layar Berau sendiri sudah cukup siap, tapi dengan catatan. Bagian kekuatan harus diperbaiki. “Dari 20 atlet yang diikutkan tes. Menjadi perbaikan ke depan untuk atlet yang masih dianggap kurang. Akan dikejar sebelum Pra PON dimulai,” kata dia.
Cabor layar rencananya diajukan 24 atlet dari 18 nomor lomba yang akan diikuti. Tentu ada 4 kelas yang satu perahu bermain dua orang. Sejauh ini persiapan atlet layar Berau sudah maksimal, berjalan lancar dan cukup efektif, hasilnya juga cukup bagus. Sekitar 80 persen secara fisik kemampuannya sesuai yang diharapkan. “Jadi kita masih tetap terus melatih para atlet, dan jika memang masih ada yang kurang maka itu yang akan kami kuatkan lagi,” tandasnya. (aky/sam)
Editor : izak-Indra Zakaria