Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Debut Belum Mulus, Marcus dan Kevin Bisa Berpasangan untuk 2024

izak-Indra Zakaria • 2023-12-01 00:33:37
DIMAKLUMI: Marcus Fernaldi Gideon/Rayhan Nur Fadillah tersisih di babak pertama Syed Modi India International.
DIMAKLUMI: Marcus Fernaldi Gideon/Rayhan Nur Fadillah tersisih di babak pertama Syed Modi India International.

INDIA – Debut pasangan baru Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Marcus Fernaldi Gideon belum berjalan mulus. Rabu (29/11) pasangan berakronim RaCus itu langsung gugur di babak pertama Syed Modi India International. Mereka ditundukkan andalan Prancis Lucas Corvee/Ronan Labar dua game langsung (14-21, 17-21).

Pasangan ini bakal menjalani satu turnamen lainnya yang berlangsung di Guwahati Masters 2023 pada 5–10 Desember. Apa yang terjadi di pasangan ini identik dengan pasangan Rahmat Hidayat/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang sebelumnya tersisih di babak 16 besar di dua turnamen. Artinya, eksperimen pertukaran pasangan ini belum membuahkan hasil.

Pelatih ganda putra Aryono Miranat menyatakan, sejak awal, ekspektasi tidak terlalu tinggi. Dia mencontohkan Rahmat dan Rayhan yang lebih junior. ”Mungkin Rahmat main di 300 ketemu lawan-lawan di atasnya dia. Itu dia sudah senang, sudah surprised gitu. Cuma karena memang dia baru naik ke atas, ya,” ujarnya.

Selain itu, dia menilai latihan Kevin dan Marcus belum begitu intensif. Apalagi, mereka sudah lama tidak menjalani pertandingan. ”Langsung pertandingan mungkin masih kagok. Ya, mudah-mudahan ke depan, kalau latihannya lebih intensif, bisa lebih bagus lagi,” tuturnya.

Lantas, apakah pada 2024 kedua pasangan bakal dipertahankan atau balik seperti semula? ”Ya, nanti bicara lagi. Nunggu planning Kevin dan Marcus. Setelah ini, Marcus balik dari India dan Kevin juga mulai latihan lagi. Nanti, baru kami omongin lagi,” paparnya.

Menurut dia, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Termasuk kans pensiun. ”Kalau kita paksakan untuk main di sini, tapi mereka pengin berhenti, kan susah juga ya. Ya, nanti lihat pembicaraannya gimana. Saya serahkan semuanya kepada mereka,” katanya.

Aryono menjelaskan, agenda awal tahun kebanyakan turnamen level atas yang masuk ranking Olimpiade Paris 2024. Karena itu, duet Rahmat/Kevin atau Rayhan/Marcus sulit untuk bermain.

”Karena notional point mereka sudah tidak bisa. Jadi, kemungkinannya, kalau mau masuk, ya Kevin sama Marcus. Tapi ya, nanti dilihat mereka mau lanjut atau enggak,” jelasnya.

Sementara itu, Alwi Farhan dan Shesar Hiren Rhustavito menunjukkan hasil yang berbeda di laga kemarin. Jika Alwi berhasil menaklukkan wakil Malaysia Sholeh Aidil (21-17, 21-12), Shesar kalah dari Cheam June Wei (21-23, 21-15, 9-21).

Di babak selanjutnya, Alwi bakal menantang wakil Malaysia lainnya, Justin Hoh, yang menundukkan kompatriotnya, Leong Jun Hao (21-13, 21-17). Alwi vs Justin baru sekali berhadapan. Yakni, di Osaka International Challenge 2023. Ketika itu Alwi unggul 21-14, 23-21. (raf/drw/c14/bas/jpg/tom/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria