Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Persebaya Surabaya vs Persis Solo, Panggung Pelatih Interim

izak-Indra Zakaria • 2023-12-13 10:26:02
UJI KEMAMPUAN: Uston Nawawi akan menguji kemampuannya meracik taktik Persebaya Surabaya saat menghadapi Persis Solo, malam ini.
UJI KEMAMPUAN: Uston Nawawi akan menguji kemampuannya meracik taktik Persebaya Surabaya saat menghadapi Persis Solo, malam ini.

SURABAYA–Dua klub yang berduel di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, malam ini (live Indosiar, 19.00 Wita) memiliki kesamaan: dipimpin karteker pelatih. Persebaya Surabaya ditangani Uston Nawawi, sedangkan Tithan Wulung Suryata memimpin Persis Solo.

Uston jauh lebih “berpengalaman”. Sudah delapan laga Uston memimpin Green Force sebagai karteker. Hasilnya cukup lumayan. Meraih empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan satu kekalahan. Bandingkan dengan Tithan yang baru menjalani debut sebagai karteker Persis pada laga malam nanti.

Sudah begitu, Persis juga sedang limbung. Mereka tak bisa menang dalam dua laga terakhir. Menelan satu kekalahan dan satu hasil imbang. Tapi, bukan berarti Uston bisa jemawa. “Kami tidak terpengaruh dengan kondisi Persis. Memang situasi mereka tidak baik-baik saja. Tapi, itu bukan keuntungan besar bagi kami,” kata pelatih 46 tahun tersebut.

Lagi pula, performa Green Force tidak kalah buruk. Mereka malah belum menang dalam tujuh laga. Hasil itu membuat Green Force terpaut tiga poin dari zona degradasi. Bek Persebaya Riswan Lauhin tidak menampik tekanan yang dihadapi sangat besar. “Makanya, saya anggap ini partai yang sangat penting. Kalau menang otomatis kami bisa membaik,” tegasnya.

Kans untuk meraih kemenangan terbuka. Sebab, Persebaya punya catatan apik atas Persis. Green Force tidak pernah kalah dalam empat pertemuan terakhir. Mereka meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang. Uston ingin meneruskan tren positif itu. “Intinya untuk laga melawan Persis, kami siap fight dan mendapatkan tiga poin,” terang pelatih asli Klagen, Sukodono, Sidoarjo, itu.

Belum lagi Persis tengah dilanda kelelahan. Mereka hanya punya waktu dua hari untuk persiapan. Sudah begitu, mereka harus melakoni perjalanan darat ke Surabaya. Uston tidak mau menyia-nyiakan kesempatan menang. Tapi, bagaimana dengan absennya Reva Adi, Arief Catur, dan Dusan Stevanovic? “Sudah kami siapkan penggantinya. Dilihat saja siapa saja yang turun nanti,” ujarnya.

Tithan tidak menampik penggawa Laskar Sambernyawa cukup kelelahan. Mereka melawan Arema FC pada Minggu (10/12). Kemudian Senin (11/12) langsung latihan recovery. “Praktis kami cuma punya waktu untuk latihan taktikal saat sesi official training sore ini (kemarin sore). Dalam waktu singkat, saya harus memperbaiki kesalahan yang ada,” beber Tithan.

Bek Rian Miziar tidak mau menjadikan kelelahan sebagai alasan. Sebab, Persis saat ini hanya satu setrip di atas zona degradasi. “Saya pikir kami dan teman-teman harus berbuat sesuatu melawan Persebaya. Kami harus bisa meraih kemenangan. Walaupun itu sulit, kami akan berusaha,” ucap bek 33 tahun itu.

Beruntung, Persis bakal tampil full team. Termasuk bisa menurunkan bek Jaimerson Xavier. Padahal, bek asal Brasil itu mendapat kartu merah dalam laga sebelumnya kontra Arema FC (10/12). “Jaimerson bisa tampil. Karena lawan Persebaya ini kan statusnya laga tunda,” jelas Tithan. Dia pun berharap timnya bisa memberikan kejutan. “Kami ingin meraih poin di sini,” pungkasnya. (gus/c17/ali/jpg/ndy/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria