HUA HIN – Aldila Sutjiadi kembali mengangkat trofi. Setelah terakhir menjadi juara bersama Miyu Kato di Tennis in the Land 2023 pada Agustus lalu, kali ini dia menjadi kampiun di Thailand Open 2024 dengan pasangan yang sama.
Dila, sapaan akrab Aldila, dan Miyu keluar sebagai juara turnamen level WTA 250 itu usai mengalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Guo Hanyu/Jiang Xinyu. Mereka menang lewat pertarungan sengit 6-4, 1-6, 10-7 di True Arena Hua Hin, Prachuap Khiri, Thailand, kemarin (4/2).
Bagi Dila, keberhasilan di Thailand Open 2024 ini jadi gelar kelimanya dalam tur WTA sepanjang karier. Tiga di antaranya diraih bersama Miyu. Selain itu, piala tersebut menjadi kesuksesan pertama mereka tahun ini. “Pastinya gelar ini sangat berarti ya buat kita di tahun ini,’’ katanya ketika dihubungi Jawa Pos kemarin. “Karena kami di awal tahun performanya kurang bagus. Dan kita bisa juara di Thailand sekarang, ini bisa membuat kita percaya diri di turnamen berikutnya,’’ tambah petenis kelahiran Jakarta tersebut.
Dila/Kato memang mengawali 2024 dengan tersendat. Duet yang kini sama-sama berada dalam peringkat 30 besar dunia itu gagal meraih satu pun kemenangan dalam tiga turnamen dalam rangkaian Australian Summer Swing. Mereka gagal bersinar di dua turnamen WTA 500. Yakni, Brisbane International 2024 dan Adelaide International 2024, serta satu ajang grand slam pembuka tahun Australian Open 2024. Mereka langsung tersingkir pada pertandingan pertama di tiap event.
Suharyadi selaku ketua bidang pembinaan dan prestasi PP Pelti mengaku tak kaget dengan keberhasilan Dila/Kato. “Kalau melihat turnamen di Hua Hin, Thailand, saya pikir hal yang wajar buat Dila untuk juara. Karena ini turnamen level bawah,’’ katanya juga kepada Jawa Pos.
Menurut Suharyadi, level Dila/Kato sudah di atas WTA 250. Hanya, performa mereka belum stabil. “Saya mengharapkan tahun ini Dila bisa juara di turnamen WTA 500 atau WTA 1000, sehingga benar kualitasnya di double betul-betul solid,’’ jelasnya.
Setelah ini, Dila/Kato akan langsung bergegas ke Timur Tengah untuk mengikuti tiga turnamen WTA elite. Yakni, Mubadala Abu Dhabi Open (WTA 500, 5–11 Februari), Qatar TotalEnergies Open (WTA 1000, 11–17 Februari), dan Dubai Duty Free Tennis Championships (WTA 1000, 18–24 Februari). (drw/c17/bas/jpg/er/k16)
Editor : Indra Zakaria