BALIKPAPAN-Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Petanque resmi bergulir di Balikpapan, 24-27 Mei mendatang. Tak kurang 50 atlet dari 5 Pengkot/Pengkab Petanque se-Kaltim ambil bagian pada kejuaraan yang mempertandingan 11 nomor ini.
Ketua Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kaltim Faridah Abdul Hadi mengatakan, kejuaraan ini merupakan yang pertama setelah dua tahun terakhir petanque Kaltim nihil kegiatan. “Semoga ini menjadi awal kebangkitan petanque Kaltim,” kata dia selepas pembukaan Kejurprov Petanque di komplek Balikpapan Tenis Stadium, Jumat (24/5/2024) pagi.
Ke depan atlet-atlet petanque yang berlaga pada Kejurprov ini akan diproyeksikan berlaga pada even nasional petanque. Faridah menjelaskan, saat ini PB FOPI tengah aktif menggelar kejuaraan di berbagai daerah, baik untuk kategori open maupun nasional.
Di sisi lain, even ini juga menjadi langkah awal bagi atlet-atlet petanque Kaltim yang nantinya akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyambut baik kejurprov garapan FOPI Kaltim ini. Apalagi, dalam dua tahun belakangan FOPI Kaltim tak sekalipun melangsungkan even maupun kejuaraan. “Semoga ini menjadi momen untuk FOPI Kaltim agar bisa lebih berprestasi,” kata Rusdi.
Di sisi lain, Rudi juga cukup menyayangkan absennya cabor petanque Kaltim pada PON XXI di Aceh-Sumut mendatang. “Kemarin waktu seleksi, FOPI Kaltim belum beruntung dan tidak bisa ambil bagian pada PON XXI di Aceh dan Sumut,” kata dia.
Namun, dirinya berpesan agar para atlet dan pengurus tak patah arang. Dia meminta mereka mempersiapkan diri untuk dapat berlaga pada PON XXII di Lombok, 2028 mendatang. “Harus mulai dipersiapkan dari sekarang,” ujar dia.
Sekretaris Dispora Kaltim Sri Wartini mengaku pemerintah mendukung penuh pelaksanaan even dan kejuaraan olahraga yang digelar di Provinsi Kaltim.
“Ini merupakan kegiatan yang positif dan mesti didukung. Semoga olahragha petanque juga bisa semakin dikenal luas masyarakat,” kata dia.
Editor : Indra Zakaria