JAKARTA – Pelatih Timnas Futsal Jepang, Kensuke Takahashi, memberikan sanjungan sekaligus prediksi berani menjelang partai puncak Piala Asia Futsal 2026. Ia meyakini Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk mengalahkan sang raksasa, Iran, pada laga final yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam.
Pernyataan ini dilontarkan Kensuke usai tim asuhannya dipaksa menyerah oleh skuat Garuda dalam laga semifinal yang dramatis pada Kamis (5/2) malam. Jepang takluk dengan skor 3-5 melalui babak extra time setelah sempat bermain imbang 3-3 di waktu normal. Kensuke, yang pernah menukangi Indonesia selama tiga tahun, mengaku sangat terkesan dengan progres mantan anak asuhnya tersebut.
Dukungan lebih dari 10 ribu penonton yang memadati Indonesia Arena dinilai menjadi faktor pembeda yang sangat krusial. Kensuke mengakui bahwa ribuan suporter tuan rumah berhasil memberikan tekanan mental yang hebat bagi skuat Jepang, sehingga mereka tidak mampu bermain lepas meski sempat mengontrol permainan di awal laga. Energi luar biasa dari tribun penonton inilah yang dianggapnya akan menjadi senjata rahasia Indonesia saat menghadapi Iran nanti.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sengit. Saya pikir Indonesia memiliki peluang bagus melawan Iran di final. Kami harus mengakui kekuatan tim Indonesia dengan para pemainnya yang hebat," ujar pelatih berusia 43 tahun tersebut dalam sesi jumpa pers.
Kensuke juga menyoroti tren performa Indonesia yang terus meningkat signifikan, terutama setelah keberhasilan mereka meraih medali emas SEA Games 2025. Skuat Garuda dinilai tampil lebih disiplin dalam transisi bertahan, lebih berani menguasai bola, dan sangat efektif dalam memanfaatkan momen-momen krusial di menit akhir pertandingan.
Bagi Indonesia, laga final ini adalah ujian sesungguhnya untuk membuktikan kenaikan level futsal tanah air. Lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan; Iran adalah pemegang rekor 13 kali juara Piala Asia Futsal dan saat ini menduduki peringkat 5 dunia. Namun, dengan modal kepercayaan diri tinggi dan dukungan penuh publik sendiri, sejarah baru di kancah futsal Asia kini berada di depan mata Indonesia. (*)
Editor : Indra Zakaria