Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Menuju Piala Dunia Futsal 2028: FFI Pertahankan Hector Souto Usai Capaian Bersejarah di Piala Asia

Redaksi Prokal • 2026-02-09 13:35:00
Hector Souto
Hector Souto

JAKARTA – Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah cepat untuk menjaga momentum kebangkitan futsal tanah air. Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, menegaskan bahwa posisi Hector Souto sebagai nakhoda tim nasional futsal Indonesia dipastikan aman. Pelatih asal Spanyol tersebut tetap dipercaya untuk menukangi Tim Garuda hingga gelaran Piala Dunia Futsal 2028 mendatang. Kepastian ini disampaikan Michael usai melihat performa impresif timnas di sepanjang ajang Piala Asia Futsal 2026 yang baru saja berakhir.

Kontrak Hector Souto sejatinya telah diperpanjang dan akan berlaku hingga agenda terbesar futsal dunia dua tahun ke depan. Keputusan ini menjadikan Souto sebagai sosok sentral dalam proyek jangka panjang pembangunan kekuatan futsal Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan Michael di Indonesia Arena, Jakarta, menyusul berakhirnya laga final dramatis yang mempertemukan Indonesia dengan raksasa futsal Asia, Iran.

Dalam partai puncak tersebut, Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru meski harus puas sebagai runner-up. Tim Garuda mampu memaksa Iran bermain imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan lawan lewat drama adu penalti dengan skor 4-5. Michael memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain dan jajaran pelatih atas pencapaian bersejarah ini, di mana untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menembus final Piala Asia. Prestasi ini melampaui rekor sebelumnya yang hanya mencapai perempat final pada edisi 2022.

Perjalanan Indonesia menuju final pun terbilang sangat luar biasa, termasuk keberhasilan menyingkirkan juara bertahan Jepang di babak semifinal dengan skor meyakinkan 5-3. Di laga final, Indonesia tampil sangat kompetitif dan memberikan perlawanan sengit kepada Iran yang akhirnya mengamankan gelar juara Asia ke-14 mereka. Pertandingan ini juga menjadi catatan langka bagi Iran, karena merupakan final kedua mereka yang harus ditentukan lewat adu penalti dalam sejarah partisipasi mereka.

Michael menegaskan bahwa selama turnamen berlangsung, federasi tidak memberikan beban target yang kaku, melainkan mendorong pemain untuk tampil lepas dan memberikan performa terbaik. Pengalaman menghadapi lawan dengan intensitas tinggi seperti Iran dinilai sebagai pelajaran berharga, terutama dalam mengasah ketahanan fisik dan kecepatan permainan yang menjadi standar level dunia. FFI optimistis bahwa di bawah arahan Hector Souto, daya saing Indonesia akan terus meningkat saat menghadapi negara-negara kuat di masa depan.

Keberhasilan Indonesia meraih posisi runner-up sekaligus kesuksesan sebagai tuan rumah Piala Asia Futsal 2026 kian memicu ambisi besar federasi. Michael mengungkapkan bahwa FFI kini tengah bersiap untuk melangkah lebih jauh dengan mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Dengan fondasi tim yang solid di bawah asuhan Hector Souto dan dukungan publik yang luar biasa, Indonesia kini menatap panggung dunia dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi. (*)

Editor : Indra Zakaria