LAS VEGAS – Takhta bagi petarung flyweight terhebat sepanjang masa akhirnya mendapatkan pengakuan abadi. UFC secara resmi mengumumkan bahwa Demetrious Johnson akan dilantik ke dalam UFC Hall of Fame kelas 2026. Pengumuman ini disampaikan langsung dalam siaran UFC Fight Night 271, Sabtu (28/3/2026) malam waktu setempat.
Petarung berjuluk "Mighty Mouse" ini akan dinobatkan ke dalam sayap modern (Modern Wing) dalam upacara megah International Fight Week musim panas mendatang. Kabar ini sekaligus mencatatkan sejarah baru: Johnson menjadi petarung kelas terbang pertama yang berhasil menembus jajaran Hall of Fame.
Dominasi Johnson di dalam oktagon adalah sebuah fenomena. Ia memegang rekor UFC dengan 11 kali pertahanan gelar berturut-turut dari Januari 2013 hingga Oktober 2017—sebuah pencapaian yang hingga kini masih menjadi standar emas bagi petarung dari kelas berat mana pun.
Selama masa jayanya, Johnson berhasil menumbangkan nama-nama besar seperti Henry Cejudo, Kyoji Horiguchi, John Dodson, hingga Joseph Benavidez. Penguasaannya terhadap teknik gulat, kecepatan, dan kecerdasan bertarung menjadikannya salah satu petarung paling komplit yang pernah ada.
Perjalanan Johnson di UFC berakhir secara mengejutkan pada Agustus 2018 setelah kekalahan tipis lewat split decision dari Henry Cejudo di UFC 227. Tak lama kemudian, dunia MMA dikejutkan dengan kesepakatan "tukar guling" bersejarah di mana Johnson pindah ke ONE Championship, ditukar dengan Ben Askren yang merapat ke UFC.
Meski kini telah berusia 39 tahun dan melakoni laga MMA terakhirnya di bawah bendera ONE Championship pada Oktober 2023, warisannya di UFC tetap tak tergoyahkan.
"Demetrious Johnson adalah standar bagi keunggulan di kelas flyweight. Rekor pertahanan gelarnya adalah bukti nyata dari dedikasi dan kejeniusannya di dalam oktagon," ungkap pihak UFC dalam pernyataannya.
Sejak pensiun, Johnson tetap aktif di dunia bela diri melalui kanal YouTube-nya yang populer serta kolaborasi dengan berbagai petarung top dunia. Masuknya nama Johnson melengkapi daftar induksi UFC Hall of Fame 2026 yang sebelumnya telah mengumumkan laga epik Zhang Weili vs. Joanna Jedrzejczyk (UFC 248) untuk masuk ke dalam sayap pertarungan (Fight Wing).
Penobatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan dunia bahwa sang "Mighty Mouse" akan selalu menjadi raksasa di kelasnya dan abadi dalam sejarah olahraga bela diri campuran. (*)
Editor : Indra Zakaria