PROKAL.CO – Penggemar bela diri campuran (MMA) baru saja menyadari sebuah pola unik yang seolah telah diatur oleh takdir dalam perjalanan karier legendaris Khabib "The Eagle" Nurmagomedov di kelas Lightweight UFC. Sebuah statistik menarik mengungkapkan bahwa petarung asal Dagestan ini menutup kariernya dengan sebuah "hitung mundur" yang sempurna sebelum akhirnya memutuskan pensiun.
Pola ini dimulai saat Khabib pertama kali merebut sabuk juara kelas ringan melawan Al Iaquinta di UFC 223. Dalam laga tersebut, Khabib dipaksa bertarung hingga 5 ronde penuh untuk mengamankan kemenangan lewat keputusan juri. Namun, setelah resmi menyandang status juara, intensitas penyelesaian laga Khabib justru menunjukkan tren yang semakin cepat dan presisi.
Pada pertahanan gelar pertamanya melawan rival bebuyutannya, Conor McGregor di UFC 229, Khabib berhasil memaksa petarung Irlandia itu menyerah lewat submission pada ronde ke-4. Tren berlanjut saat ia menghadapi "The Diamond" Dustin Poirier di UFC 242. Dalam laga penyatuan gelar tersebut, Khabib tampil dominan dan mengakhiri perlawanan Poirier di ronde ke-3.
Puncak dari pola ajaib ini terjadi pada laga terakhirnya sebelum pensiun melawan Justin Gaethje di UFC 254. Seakan ingin menutup buku dengan gaya yang spektakuler, Khabib menidurkan Gaethje lewat kuncian triangle choke hanya dalam 2 ronde.
Rangkaian kemenangan ini menciptakan sebuah urutan angka yang sulit dipercaya: 5, 4, 3, 2. Pola hitung mundur ini berakhir tepat saat Khabib mengukuhkan posisinya sebagai petarung Nomor 1 Pound-for-Pound (P4P) di dunia, sebelum akhirnya menyatakan "selesai" dan meninggalkan oktagon untuk selamanya.
Khabib pensiun dengan rekor sempurna 29-0 tanpa terkalahkan. Pola "5... 4... 3... 2... #1" ini kini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan analis, yang menyebutnya sebagai salah satu naskah penutup karier paling estetis dalam sejarah olahraga profesional. Tak hanya mendominasi secara fisik, Khabib seolah telah merancang kepergiannya secara matematis menuju keabadian di Hall of Fame. (*)
Editor : Indra Zakaria