Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ilia Topuria Buka Pintu Duel Lawan Conor McGregor Usai Pengumuman Comeback dari Dana White

Indra Zakaria • Minggu, 10 Mei 2026 | 09:00 WIB
Ilia dan Conor McGregor
Ilia dan Conor McGregor

 
NEWARK – Kabar kembalinya Conor McGregor ke arena oktagon tidak hanya menggetarkan para penggemar MMA, tetapi juga memancing reaksi dari pemegang takhta kelas ringan, Ilia Topuria. Menanggapi pengumuman resmi dari CEO UFC Dana White mengenai kembalinya sang megabintang asal Irlandia tersebut, Topuria memberikan sinyal hijau untuk sebuah superfight.

Meskipun saat ini Topuria tengah fokus penuh untuk menghadapi Justin Gaethje di gelaran UFC White House, ia tidak menampik bahwa nama besar McGregor tetap memiliki daya tarik yang luar biasa di dalam industri pertarungan. Bagi "El Matador", bertarung melawan sosok yang pernah memegang dua sabuk juara tersebut adalah peluang bisnis dan prestasi yang sulit untuk diabaikan.

Topuria, yang dikenal sangat selektif dan percaya diri tinggi, menilai bahwa duel melawan McGregor akan menjadi salah satu ajang terbesar dalam sejarah olahraga ini jika benar-benar terwujud di masa depan.

“Dia adalah nama besar dalam olahraga ini... Saya tidak pernah menutup pintu untuk peluang-peluang seperti itu,” ujar Ilia Topuria saat dimintai tanggapan mengenai kembalinya The Notorious.

Pernyataan ini seolah menjadi undangan terbuka bagi McGregor yang baru saja diumumkan akan kembali berkompetisi oleh Dana White. Meski McGregor telah lama absen dari oktagon, statusnya sebagai ikon global tetap membuat setiap petarung papan atas, termasuk Topuria, ingin menguji kemampuan melawannya.

Namun, Topuria menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetaplah mempertahankan gelar juara dunia miliknya. Baginya, peluang melawan McGregor adalah agenda masa depan yang akan ia pertimbangkan secara serius setelah tugasnya di bulan Juni selesai.

Para analis menilai gaya bertarung Topuria yang taktis dan bertenaga akan menjadi lawan yang sangat menarik bagi gaya striking klasik milik McGregor. Jika UFC mampu mempertemukan keduanya, pertarungan ini diprediksi akan memecahkan rekor pay-per-view dan menjadi magnet utama bagi audiens global.

Kini, bola panas ada di tangan manajemen UFC dan Conor McGregor. Akankah sang legenda tertarik untuk menantang singa baru di kelas ringan, ataukah Topuria akan terus melaju dengan dominasinya sebelum benar-benar bertemu sang ikon di dalam oktagon? Satu yang pasti, pintu dari pihak sang juara kini telah terbuka lebar. (*)

Editor : Indra Zakaria
#conor mcgregor #ilia topuria