NEWARK – Menjelang duel perebutan gelar yang sangat dinantikan di halaman Gedung Putih, Justin Gaethje memberikan pengakuan mengejutkan terkait level kemampuan lawannya, Ilia Topuria. Petarung berjuluk "The Highlight" ini menyebut sang juara bertahan sebagai tantangan paling sulit yang pernah ia hadapi sepanjang karier profesionalnya, tepat di bawah sang legenda tak terkalahkan, Khabib Nurmagomedov.
Pengakuan ini terbilang langka keluar dari mulut Gaethje yang telah bertarung melawan deretan nama besar seperti Dustin Poirier, Michael Chandler, hingga Charles Oliveira. Namun, bagi Gaethje, kombinasi teknik tinju presisi dan kemampuan gulat yang dimiliki Topuria menempatkan petarung asal Georgia itu di level yang berbeda.
Meski mengakui ketangguhan sang lawan, Gaethje menegaskan bahwa rasa hormat tersebut tidak akan mengurangi keganasannya di dalam oktagon nanti. Baginya, mengetahui bahwa lawan yang dihadapinya sangat berbahaya justru memicu motivasi yang lebih besar untuk tampil brutal.
"Ilia Topuria adalah lawan terberat kedua dalam karier saya setelah Khabib Nurmagomedov. Dia memiliki segalanya, tapi itu tidak mengubah niat saya untuk menghancurkannya pada 14 Juni nanti," ujar Justin Gaethje saat memberikan keterangan.
Pernyataan Gaethje ini dipandang sebagai bentuk kewaspadaan tinggi. Berbeda dengan lawan-lawan sebelumnya yang sering ia remehkan, Gaethje tampaknya telah melakukan persiapan yang jauh lebih matang untuk menghadapi Topuria. Ia menyadari bahwa kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal saat berhadapan dengan petarung yang belum tersentuh kekalahan tersebut.
Di sisi lain, publik melihat komentar ini sebagai sinyal bahwa pertarungan di UFC White House nanti akan menjadi duel teknik tingkat tinggi sekaligus adu ketahanan fisik yang luar biasa. Gaethje yang dikenal sebagai "Raja Kekacauan" akan mencoba menyeret Topuria ke dalam pertempuran terbuka yang penuh risiko.
Kini, dengan pengakuan bahwa Topuria adalah lawan terberat keduanya, tensi pertandingan pun semakin meroket. Para penggemar MMA kini bersiap menyaksikan apakah Gaethje mampu menaklukkan tantangan terbesar dalam hidupnya itu, ataukah Topuria yang akan membuktikan bahwa ia memang selevel dengan dominasi yang pernah ditunjukkan oleh Khabib. (*)
Editor : Indra Zakaria