Atmosfer di panggung UFC kembali memanas setelah juara dunia kelas bulu (featherweight), Ilia Topuria, melemparkan psywar brutal yang ditujukan langsung kepada petarung papan atas kelas ringan (lightweight), Arman Tsarukyan. Petarung berjuluk The Matador tersebut sesumbar bahwa dirinya tidak hanya akan mengalahkan Tsarukyan, melainkan bakal mempermalukannya secara sadis di hadapan publik.
Topuria secara terbuka menyoroti gaya bertarung Tsarukyan yang selama ini dikenal sangat bertumpu pada kemampuan gulatnya. Menurut Topuria, kehebatan gulat yang dibanggakan oleh Tsarukyan sebenarnya terlalu dilebih-lebihkan dan tidak ada apa-apanya jika dihadapkan dengan kemampuannya di dalam oktagon.
"Saya akan mempermalukanmu di depan semua orang. Dia pikir kemampuan gulatnya itu sesuatu yang spesial, seolah-olah dia adalah seorang juara Olimpiade atau sejenisnya," cetus Ilia Topuria dengan nada meremehkan.
Lebih lanjut, Topuria menegaskan bahwa dirinya memegang kendali penuh atas jalannya pertarungan jika mereka benar-benar berhadapan. Ia sangat percaya diri bahwa pertahanan takedown-nya terlalu kokoh untuk ditembus oleh Tsarukyan. Ketika rencana permainan Tsarukyan gagal total di atas kanvas, Topuria memprediksi rivalnya itu akan langsung kehilangan kendali dan tersudut.
Petarung asal Georgia-Spanyol ini menambahkan bahwa tidak akan mudah bagi Tsarukyan untuk menyentuh kakinya, apalagi mengontrolnya dalam pertarungan bawah (ground fighting). Topuria meyakini Tsarukyan akan mulai panik saat menyadari gulatnya tidak berfungsi. Pada momen kepanikan itulah, Topuria berjanji akan melepaskan pukulan mematikan untuk mematahkan rahang Tsarukyan tepat di depan para pendukungnya sendiri.
Pernyataan ofensif dari Topuria ini dipastikan bakal memanaskan tensi di antara kedua petarung. Meskipun saat ini mereka berada di divisi berat yang berbeda, potensi laga super (superfight) di masa depan antara Topuria dan Tsarukyan kini menjadi salah satu duel yang paling dinantikan oleh para pencinta tarung bebas di seluruh dunia. (*)
Editor : Indra Zakaria