Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Penyesalan Mendalam Marco Bezzecchi: Datangi Pos Lintasan, Peluk dan Minta Maaf Langsung ke Marshal MotoGP

Redaksi Prokal • Senin, 22 Juni 2026 | 09:15 WIB
Marco Bezzecchi terlihat meminta maaf secara langsung kepada Marshal (MotoGP)
Marco Bezzecchi terlihat meminta maaf secara langsung kepada Marshal (MotoGP)

PROKAL.CO- Ketegangan di Sirkuit Brno pasca-balapan Sprint akhirnya mencair lewat aksi terpuji yang penuh rasa emosional. Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memilih untuk menunjukkan tanggung jawab besar dengan mendatangi langsung pos petugas lintasan demi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan kontroversialnya yang sempat berujung sanksi.

Momen haru tersebut menjadi sorotan utama di paddock setelah Bezzecchi terlihat berbicara panjang lebar, mengakui kesalahannya, hingga akhirnya berulang kali memeluk erat sang marshal sebagai tanda perdamaian. Tidak datang dengan tangan kosong, pembalap bernomor start 72 ini juga membawa beberapa hadiah spesial sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para petugas yang menjaga keselamatannya di sirkuit.

"Perilaku saya terhadap marshal sama sekali tidak dapat dibenarkan. Saya menaruh rasa hormat yang luar biasa terhadap kerja keras para petugas lintasan yang telah mengorbankan banyak hal demi memastikan keselamatan seluruh pembalap di MotoGP," tegas Marco Bezzecchi dalam pernyataan resminya yang dipenuhi rasa penyesalan.

Sebelum aksi damai ini terjadi, Bezzecchi sempat dijatuhi hukuman skorsing oleh FIM MotoGP Steward akibat tindakan emosionalnya yang dinilai kelewat batas terhadap petugas saat insiden di balapan Sprint Brno. Tim Aprilia Racing sendiri awalnya sempat melayangkan banding resmi guna membela sang pembalap, namun permohonan tersebut mentah dan ditolak mentah-mentah oleh pihak berwenang.

Enggan memperpanjang polemik, tim pabrikan asal Noale, Italia, tersebut akhirnya memilih legawa. Mereka menerima keputusan tersebut dan membatalkan niat untuk membawa kasus ini ke Pengadilan Banding Internasional FIM. Di sisi lain, Bezzecchi juga melempar permintaan maaf yang tulus kepada komunitas MotoGP, kru tim Aprilia, serta basis penggemarnya di seluruh dunia.

"Tindakan emosional saya kemarin tidak seharusnya terjadi dan tidak memiliki alasan pembenaran apa pun. Ini menjadi pelajaran berharga bagi saya," pungkas pembalap asal Italia tersebut berjanji untuk menjaga sikapnya di sirkuit ke depan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Marco Bezzecchi