Tanpa Perlu Pelajari Lawan, Islam Dulatov Incar K.O. Ronde Pertama atas Wellington Turman di UFC Abu Dhabi

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 12:00 WIB
Islam Dulatov
Islam Dulatov

ABU DHABI – Prospek panas kelas welter (welterweight), Islam Dulatov, menegaskan tidak butuh waktu lama untuk menghentikan lawannya, Wellington Turman, dalam ajang UFC Abu Dhabi di Etihad Arena, Yas Island. Mantan model papan atas dunia yang pernah memperagakan busana untuk merek ternama seperti Versace, Gucci, hingga Hugo Boss ini siap mempertahankan rekor penyelesaian kilatnya.

Dulatov (12-1), yang mendapatkan kontrak UFC melalui skema Dana White's Contender Series, mengaku sama sekali tidak terbeban meski rekaman video bertarung Turman cukup minim. Bagi petarung berusia 27 tahun tersebut, strategi pertarungannya sederhana dan tidak membutuhkan analisis rumit. "Video bertarungnya memang tidak terlalu banyak. Tapi dia tetap manusia yang sama, punya dagu yang sama, dan gaya yang sama seperti sebelumnya. Pada akhirnya, untuk apa yang ingin saya lakukan padanya, saya tidak perlu menonton videonya. Saya hanya ingin meng-K.O. dirinya," tegas Dulatov.

Islam Dulatov
Islam Dulatov

Incar Hasil Cepat: "UFC Belum Membayar Saya Per Jam!"

Sambil berseloroh, petarung yang kini mewakili bendera Turki tersebut mengungkapkan alasannya yang selalu mengincar kemenangan di ronde pertama. Sepanjang karier profesionalnya, seluruh 12 kemenangan Dulatov diraih lewat finish (K.O./Submission), dengan mayoritas tuntas di ronde pembuka—termasuk debut UFC-nya saat menghentikan Adam Fugitt tahun lalu. "Kemenangan di ronde pertama adalah performa sempurna bagi saya. Saya tidak suka bertarung terlalu lama. Saya tidak dibayar berdasarkan durasi menit. Jika UFC mulai membayar saya per ronde, mungkin saya akan bertarung tiga ronde. Tapi untuk saat ini, ronde pertama sudah cukup," selorohnya.

Laga Pertaruhan Karier Bagi Wellington Turman

Pertarungan ini menjadi ujian hidup-mati bagi sang lawan, Wellington Turman (18-8). Petarung asal Brasil tersebut berada dalam tekanan berat usai menelan tiga kekalahan beruntun dan mengantongi rekor 3-6 selama berkiprah di UFC. Duel menghadapi Dulatov yang tengah naik daun diprediksi menjadi benteng terakhir Turman untuk mempertahankan posisinya di panggung UFC.(*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Islam Dulatov