Hormati Khabib dan Jalur Budaya, Islam Dulatov Tegaskan Tak Akan Pernah Sudi Lawan Islam Makhachev

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:20 WIB
Islam Dulatov
Islam Dulatov

 
ABU DHABI – Bintang muda kelas welter UFC, Islam Dulatov, memberikan pernyataan tegas mengenai potensi duel impian sesama petarung berwajah kaukasus. Petarung yang kini mewakili bendera Turki tersebut menolak mentah-mentah ide bertarung melawan juara bertahan UFC, Islam Makhachev, di masa depan.

Bagi Dulatov, pertarungan tersebut tidak akan pernah masuk dalam daftar rencananya, terlepas dari seberapa tinggi kariernya melesat kelak di oktagon. "Tidak mungkin. Tidak," tegas Islam Dulatov saat ditanya mengenai peluang bertarung melawan Makhachev.

Dulatov menjelaskan bahwa keputusannya didasari oleh rasa hormat yang mendalam kepada lingkaran Khabib Nurmagomedov, serta pertimbangan dinamika sosial-politik antara wilayah Chechnya dan Dagestan. "Kami tidak saling mengenal secara pribadi, tapi saya pernah bertemu dengan Khabib sekali. Orang-orang ini seperti kakak bagi saya," ungkap Dulatov.

"Terutama pertarungan Islam melawan Islam... Menurut saya, itu sama sekali bukan hal yang menyenangkan. Dia dari Dagestan, saya dari Chechnya. Jika dua petarung bernama Islam bertarung satu sama lain, banyak isu politik juga akan ikut tercampur," tambahnya.

Selain alasan persaudaraan dan kebudayaan, Dulatov yang baru mengantongi 12 kemenangan profesional realistis dengan posisi kariernya saat ini. Ia merasa pembicaraan mengenai sabuk juara Makhachev masih terlalu dini untuknya yang baru memulai langkah di panggung utama UFC.

"Tapi bagaimanapun juga, dia adalah seorang juara. Saya sendiri masih di awal karier saya, jadi saat ini bahkan membicarakannya pun tidak ada artinya. Tapi tidak, ini tidak akan pernah menjadi pertarungan yang menarik minat saya," pungkas sang mantan model internasional tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Islam Dulatov