Raih Kontrak UFC, Tom Pagliarulo Garang di Oktagon tapi Bawa Misi Suci untuk Kesehatan Mental Pria

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 05:25 WIB
Tom Pagliarulo
Tom Pagliarulo

LAS VEGAS — Tom Pagliarulo baru saja mengamankan impian besarnya menembus panggung MMA paling bergengsi usai tampil memukau di ajang Dana White's Contender Series (DWCS) 87. Petarung kelas featherweight itu sejatinya bisa saja bermain aman dan menang lewat keputusan juri setelah mendominasi Ananias Malumba. Namun, ia memilih terus menekan gas hingga berhasil mencetak kemenangan finish dramatis di ronde ketiga—sebuah aksi pantang menyerah yang langsung meluluhkan hati Dana White untuk menyodorinya kontrak UFC.

Di balik aksi brutalnya di dalam sangkar, Pagliarulo menyimpan sebuah misi personal yang jauh lebih dalam. Ia ingin memanfaatkan panggung besarnya di UFC untuk menyuarakan isu yang selama ini kerap diabaikan dan dianggap tabu: kesehatan mental pria.

"Saya telah melewati banyak hal dan perjuangan berat saat tumbuh dewasa, bahkan hingga kehidupan dewasa saya," ungkap Pagliarulo jujur saat berbicara usai pertarungan. "Memang sulit. Ada perasaan yang membebankan bahwa pria harus selalu terlihat kuat, menyelesaikan masalah sendiri, dan tetap diam dalam kesedihan. Saya melakukan hal itu dalam waktu yang sangat lama, dan itu sungguh berat bagi saya."

Mantan petarung independen ini menegaskan bahwa keberanian untuk terbuka dan merawat kesehatan mental sama sekali bukan tanda kelemahan, melainkan sebuah kekuatan yang harus dilatih layaknya bertarung di dalam oktagon.

"Lihat apa yang baru saja saya lakukan di luar sana. Saya baru saja terlibat dalam pertarungan liar, berperang sengit, dan dialah saya yang berdiri di sini untuk memberi tahu Anda: 'Ayo kita bicara tentang kesehatan mental Anda, mari kita benahi dan asah hal itu juga.' Tidak ada hal yang lemah dari tindakan itu. Jika ada yang bermasalah dengan prinsip ini, kita bisa bicarakan baik-baik," tegasnya.

Pagliarulo berharap keberhasilannya melangkah ke ajang tertinggi UFC dapat memberikan suntikan rasa percaya diri bagi banyak pria di luar sana untuk mulai berani bersuara dan mencari bantuan.

"Saya merasa semakin banyak pria yang berani angkat bicara soal hal ini, itu akan memberi orang lain rasa percaya diri. Saya tahu hal itu terbukti. Bagiku pribadi, ini masih terus menjadi proses yang berjalan. Sama seperti bertarung, begitulah cara saya memperlakukannya. Ini adalah hal lain yang harus dilatih dan diasah, dan kita harus menjaga mental kita sebelum mengurus hal lainnya," pungkas Pagliarulo. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Tom Pagliarulo