Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

RT Tak Diundang di HUT ke-129 Balikpapan, Begini Kata Wali Kota Rahmad Mas’ud

Redaksi Prokal • 2026-02-10 23:22:04
KHIDMAT: Pelaksanaan upacara HUT ke 129 Kota Balikpapan di halaman Balaikota Pemkot Balikpapan. (Foto Ono Balikpapan Pos)
KHIDMAT: Pelaksanaan upacara HUT ke 129 Kota Balikpapan di halaman Balaikota Pemkot Balikpapan. (Foto Ono Balikpapan Pos)

BALIKPAPAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan yang digelar pada Selasa (10/2/2026) menyisakan tanda tanya bagi sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT). Berbeda dari tradisi tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 1.700 Ketua RT yang biasanya menjadi tamu kehormatan di halaman Balai Kota kini tak tampak dalam daftar undangan resmi.

Ketiadaan undangan ini sempat memicu spekulasi di kalangan pengurus lingkungan. Banyak yang menduga bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah melakukan efisiensi anggaran besar-besaran akibat kebijakan pusat. Padahal, momen HUT kota biasanya menjadi ajang silaturahmi di mana para Ketua RT menerima apresiasi berupa bingkisan sarung, kain batik, hingga souvenir khas daerah.

Teka-teki tersebut akhirnya dijawab langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dalam pidato resminya. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini memang sengaja dirancang dengan prinsip kesederhanaan tanpa mengurangi kekhidmatan acara.

“Pelaksanaan HUT Kota Balikpapan tahun ini lebih berprinsip pada sederhana namun khidmat. Keterbatasan tempat di halaman Balai Kota menjadi alasan utama mengapa tidak semua unsur masyarakat, termasuk para Ketua RT, dapat kami undang seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas Rahmad Mas’ud.

Selain kendala teknis lokasi, Rahmad mengungkapkan adanya alasan kemanusiaan yang mendalam. Pemkot Balikpapan memilih untuk tidak berpesta pora sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap sejumlah daerah di Indonesia yang saat ini sedang dilanda bencana alam hebat.

"Peringatan ini kami laksanakan dengan kesederhanaan sebagai bentuk empati kepada saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah. Kami ingin menjaga perasaan mereka," tuturnya.

Meski dilaksanakan secara bersahaja di bawah rintik gerimis, semangat "Harmoni Menuju Kota Global" tetap menjadi nafas utama peringatan tahun ini. Wali Kota berharap semangat kebersamaan ini tetap terjaga meski tanpa perayaan kolosal, demi mewujudkan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang modern, sejahtera, dan berdaya saing global.

Momentum HUT ke-129 ini pun menjadi refleksi bagi seluruh elemen kota untuk tetap solid dalam kesederhanaan, sembari memperkuat pelayanan publik yang lebih responsif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Editor : Indra Zakaria