Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perih..!! Ketika Manchester City Runtuhkan Kutukan 89 Tahun, Taklukkan Anfield Lewat Drama Menit Terakhir

Redaksi Prokal • 2026-02-11 09:28:40
MERAYAKAN: Para pemain Manchester City merayakan gol Erling Haaland pada laga Premier League melawan Liverpool di Anfield, Minggu (8/2). (Foto: AFP/PAUL ELLIS)
MERAYAKAN: Para pemain Manchester City merayakan gol Erling Haaland pada laga Premier League melawan Liverpool di Anfield, Minggu (8/2). (Foto: AFP/PAUL ELLIS)

LIVERPOOL- Manchester City berhasil mengukir sejarah baru sekaligus menjaga asa perburuan gelar juara Liga Inggris setelah menumbangkan Liverpool dengan skor 1-2, Minggu (8/2) WIB. Kemenangan ini terasa istimewa karena The Citizens akhirnya sukses meraih kemenangan kandang dan tandang atas Liverpool dalam satu musim untuk pertama kalinya sejak tahun 1937.

Laga yang berlangsung di Anfield ini sempat terlihat akan berakhir pahit bagi tim tamu. Setelah dominasi yang buntu sepanjang babak pertama, Liverpool justru mencuri keunggulan pada menit ke-74. Gelandang asal Hungaria, Dominik Szoboszlai, melepaskan tendangan bebas roket yang menghujam gawang tanpa mampu dihalau kiper Gianluigi Donnarumma.

Tertinggal di menit-menit akhir tidak membuat mental juara anak asuh Pep Guardiola runtuh. Sepuluh menit berselang, Bernardo Silva membangkitkan asa melalui gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan umpan tandukan Erling Haaland di mulut gawang.

Puncak drama terjadi pada masa injury time. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih untuk Manchester City. Erling Haaland yang maju sebagai algojo dengan tenang mengeksekusi penalti, sekaligus mengunci kemenangan krusial di markas keramat The Reds.

Kemenangan ini secara resmi memutus rekor buruk 89 tahun. Terakhir kali City memenangkan dua pertemuan liga sekaligus melawan Liverpool dalam semusim terjadi pada musim 1936-1937. Musim ini, City tampil dominan dengan kemenangan 3-0 di kandang sendiri dan kini 1-2 di Anfield.

Tambahan tiga poin ini sangat berarti bagi persaingan papan atas. Jarak City dengan pemuncak klasemen, Arsenal, kini menyusut menjadi enam poin. Kapten City, Bernardo Silva, mengakui laga ini adalah partai hidup-mati bagi timnya.

"Kami tahu jika kalah hari ini, perebutan gelar juara mungkin berakhir. Kemenangan ini menghidupkan harapan kami dan kami akan berjuang sampai akhir," ujar Silva penuh semangat.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool. Upaya mereka untuk menembus posisi lima besar semakin berat setelah kini tertinggal empat poin dari Chelsea. Publik Anfield terpaksa pulang dengan kekecewaan setelah melihat rekor bersejarah timnya tumbang di tangan sang juara bertahan.(*)

Editor : Indra Zakaria