BATULICIN - Sebanyak 35 peserta mengikuti Pelatihan Pengolahan Perikanan. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Dinas Perikanan Tanah Bumbu bekerja sama dengan Balai Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Peserta pelatihan terdiri dari ibu rumah tangga transmigrasi nelayan dan ibu rumah tangga pembudidaya ikan patin yang ada di Desa Angsana (Warga Trans Nelayan) Kecamatan Angsana dan Desa Batarang Kecamatan Kusan Hilir.
Pada pelatihan tersebut, para peserta diajarkan cara pengolahan hasil perikanan, diantaranya bakso ikan, tik-tik ikan, samosa, serta brownies dengan berbahan dasar ikan bogor dan ikan patin.
Kepala Dinas Perikanan Tanbu Fauraji Akbar mengatakan, pelatihan pengolahan perikanan ini difokuskan di wilayah perdesaan yang memiliki potensi perikanan.
“Pelatihan ini dimaksudkan agar ikan yang di tangkap nelayan bisa diolah menjadi berbagai variasi produk,” ujar Fauraji Akbar.
Menurut Fauraji, pelatihan pengolahan produk perikanan akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian keluarga nelayan, sehingga tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan saja, tetapi bisa diolah menjadi produk lainnya.
“Pelatihan ini untuk mengenalkan manfaat ikan dan cara pengolahan aneka makanan berbahan dasar ikan, dalam rangka untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan,” jelasnya.
Pelatihan ini dipandu oleh instruktur yang sudah berkompeten di bidangnya. Kegiatan ini juga di hadiri langsung oleh Kepala Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan pengetahuan bagi perempuan nelayan dan pembudidaya ikan. Pelatihan tersebut juga mendapat perhatian Wakil Bupati Tanbu H Ready Kambo yang hadir langsung melihat proses pengolahan perikanan. (kry/bin/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin