Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lahan Untuk Pembangunan SMA di Landasan Ulin, 4 Titik Dipersiapkan

miminradar-Radar Banjarmasin • Sabtu, 9 November 2019 - 12:19 WIB

BANJARBARU - Usai terjadi kesepakatan antara eksekutif dan legislatif beberapa waktu silam. Kini, progres persiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Landasan Ulin Banjarbaru ini menemui babak baru.

Diketahui sebelumnya, wilayah Landasan Ulin Banjarbaru belum memiliki SMA. Yang mana ini menjadi keluhan warga Banjarbaru di areal sana yang ingin menyekolahkan buah hatinya ke jenjang SMA.

Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru, M Aswan mengkonfirmasi bahwa pihaknya tetap akan menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut. 

"Tetap kita lanjutkan, sesuai targetnya semoga di tahun ini sudah rampung untuk lahannya. Sehingga bisa diserahkan ke Pemprov Kalsel," ujarnya kemarin.

Ya, dalam tahapan pembangunan SMA baru ini. Pemko Banjarbaru melalui Disdik sesuai kewenangannya hanya menyediakan lahan. Sedangkan pengerjaan bangunan fisik akan dikerjakan oleh Pemprov sesuai kewenangannya untuk SMA.

Sesuai dengan Perwali, Aswan mengatakan bahwa proses penyiapan lahan tak serta merta bisa ringkas. "Ada prosedur atau tahapan yang telah diatur. Ini untuk menghindari ada kesalahan prosedur."

Sekarang ini, Pemko katanya telah masuk di tahapan persiapan. Yang mana dalam Perwali ada empat tahapan yang diatur. Yakni  Tahap Perencanaan, Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan serta terakhir Tahap Penyerahan Hasil.

"Karena ada aturannya, jadi tahapannya cukup panjang. Tapi kita optimistis saja ini akan rampung di tahun ini. Kita juga akan membentuk tim lintas sektoral dalam penyiapan lahan ini," ujarnya.

Diketahui, jumlah lahan yang akan disiapkan Pemko minimal seluas dua hektare. Lalu untuk titiknya juga disebutkan harus strategis dan dapat diakses dengan mudah.

Dalam tim penyiapan lahan ini, Disdik selaku SKPD teknis akan menggandeng beberapa instansi atau badan. Seperti Kecamatan dan Kelurahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) hingga Inspektorat.

"Karena memang dalam tahapan prosesnya kita tidak bisa sendirian. Jadi akan dibentuk tim agar semua mekanisme dan prosedurnya sesuai rencana," tandasnya.

Terpisah, pihak Kecamatan Landasan Ulin mengatakan bahwa untuk rencana titik lahan sudah disiapkan. Hal ini mengacu pada instruksi Walikota agar sesegera mungkin menyiapkan lahan tersebut.

"Kita sudah siapkan empat titik yang bisa dipertimbangkan dan dipilih. Ini ada di wilayah Kelurahan Guntung Manggis tiga titik dan Landasan Ulin Timur satu titik," kata Camat Landasan Ulin, Subhan.

Subhan sendiri mengakui telah mengetahui soal wacana pembentukan tim tersebut. Meski belum ditunjuk resmi ataupun ada SK turun. Pihaknya bersama kelurahan setempat sudah menyurvei sekaligus menentukan titik yang diperlukan.

"Keempat titik ini sudah sesuai dengan kriteria yang diminta. Baik total luasan maupun lokasi dan aksesnya. Namun untuk spesifiknya kita belum bisa informasikan dimana," sambungnya.

Saat ini pihak Kecamatan melalui kelurahan ujarnya juga telah menjalin komunikasi dengan pemilik lahan yang ditarget. "Status lahannya kan punya pribadi, tapi yang empat ini sudah kita berkomunikasi."

Ke depannya, pihaknya katanya akan menunggu instruksi lebih lanjut terkait hal ini. "Termasuk menunggu tim tersebut terbentuk," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, penyiapan lahan ini telah disepakati. Anggarannya akan digodok di Perubahan. Adapun saat itu, Wartono yang masih menjabat Wakil Ketua DPRD Periode 2014-2019 membeberkan anggaran yang disiapkan sekitar 4 miliar rupiah untuk persiapan lahan.

Sebagai penyegar ingatan, Permohonan lahan SMA ini mencuat usai Komisi III DPRD Banjarbaru mendesak agar pembangunan SMA di Landasan Ulin cepat direalisasi. Mengingat kebutuhan sekolah jenjang atas ini begitu dibutuhkan oleh warga Landasan Ulin dan sekitarnya.

Dari data yang dihimpun, di Kecamatan Landasan Ulin saja terdapat lima SMP yakni SMPN 4, SMPN 8, SMPN 11, SMPN 14 dan SMPN 15. Hal ini belum dari kecamatan Liang Anggang yang bersebelahan dengan kecamatan Landasan Ulin juga memiliki satu SMP yakni SMPN 10 Banjarbaru

Kuantitas tersebut tidak ideal jika dikomparasikan dengan ketersediaan fasilitas pendidikan lanjutan yang ada. Sebab sejauh ini, hanya ada satu SMA saja yang dapat menampung para pelajar lulusan dari dua kecamatan tersebut, yakni SMA Negeri 4 Banjarbaru.

Adapun dilihat dari data yang dimiliki Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru. Di tahun 2019 jumlah pelajar yang lulus dari kelima SMP di kecamatan Landasan Ulin tersebut ada sebanyak 992 pelajar. Jika ditambah dengan lulusan SMPN 10 Banjarbaru, total pelajar yang lulus mencapai 1115 siswa. 

Ribuan pelajar yang ingin menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi ini justru harus memutar otak karena kapasitas SMAN 4 Banjarbaru hanya mampu menampung 348 siswa baru. Alhasil, fenomena ini mau tidak mau mendorong pemerintah daerah untuk membangun SMA Baru di wilayah Kecamatan Landasan Ulin. (rvn/ram/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Pendidikan