Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dua Rekaman Video Mesum Muda-Mudi Gegerkan Barito Kuala

Indra Zakaria • Selasa, 18 Maret 2025 - 22:45 WIB
JEMBATAN BARITO: Rekaman video perbuatan mesum muda-mudi diduga terjadi di sekitar Jembatan Barito yang ada di Barito Kuala. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)
JEMBATAN BARITO: Rekaman video perbuatan mesum muda-mudi diduga terjadi di sekitar Jembatan Barito yang ada di Barito Kuala. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)

 

Dua video yang menampilkan pasangan muda-mudi melakukan perbuatan mesum telah viral di media sosial (medsos). Video ini beredar luas di Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, dan sekitarnya. Dikabarkan dua rekaman tersebut diduga berbeda waktu dan pasangan.

Lokasinya diduga di sebuah bangunan di kawasan Wisata Jembatan Barito. Video pertama berdurasi 1:15 detik, diduga dengan sengaja direkam dari jarak jauh oleh seseorang dari tampak belakang.

Terlihat pasangan mesum tersebut sedang melakukan perbuatan layaknya pasangan suami istri. Sedangkan video terbaru terjadi di bulan Ramadan ini berdurasi 5.28 detik.

Untuk video satu ini terlihat jelas sang pelaku, apalagi wajah prianya yang mengenakan kaos lengan panjang oblong berwarna merah. Kemudian perempuan mengenakan baju dan jilbab berwarna hitam. Diduga kuat bahwa video tersebut direkam oleh masyarakat yang mengintai.

Kemudian disebarkan ke media sosial. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa sang perempuan yang melakukan perbuatan mesum berdurasi 5:28 detik tersebut masih berstatus pelajar SMA sederajat, warga Kecamatan Anjir Muara Batola.

Informasinya kasus ini telah ditindaklanjuti oleh kepolisian Polres Barito Kuala. Namun pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan. Kasat Pol PP Kabupaten Barito Kuala, M Sya'rawi mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah mengetahui tentang video pasangan mesum yang viral di media sosial.

Sebagai langkah antisipasi, Satpol PP akan melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Patroli tersebut akan dilakukan hari ini," beber Sya'rawi.  (*)

Editor : Indra Zakaria