BALIKPAPAN - Setelah sekian lama tak terdengar, kasus pencurian barang berharga di dalam mobil dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi. Kali ini sebuah mobil yang parkir di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Stalkuda, Balikpapan Selatan, menjadi korbannya. Kaca sebelah kiri pecah setelah pelakunya beraksi belum lama ini.
Tak ayal, pemilik mobil tersebut mengalami kerugian, lantaran tas selempang berisi dompet dan surat-surat penting yang disimpan di jok depan raib digondol pelaku. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Balikpapan Selatan.
Saat dikonfirmasi, Kapolresta Balikpapan AKBP Turmudi mengatakan, pihaknya belum menerima laporan adanya kasus pecah kaca. "Belum ada laporan," jelas Turmudi.
Akan tetapi meski tidak ada laporan secara resmi, pihaknya tetap menindaklanjuti kasus pencurian pecah kaca yang viral di media sosial (medsos) tersebut. "Kami tetap tindaklanjuti," tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di tempat-tempat rawan terjadinya aksi kriminalitas seperti pencurian, jambret atau begal, dan lainnya. Terlebih saat ini menjelang akhir tahun, yang dimana banyak masyarakat beraktivitas di luar rumah.
"Yang pasti kami tingkatkan patroli di tempat dan lokasi rawan, untuk mengantisipasi kejadian kriminalitas," tuturnya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk lebih berhati-hati lagi, terutama yang membawa kendaraan mobil, agar tidak menyimpan barang berharga di dalam mobil. Karena dapat memicu aksi kriminalitas.
"Saya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga di mobil. Jika perlu saat meninggalkan mobil, barang berharga dibawa saja, biar lebih aman," imbaunya.
Diketahui, beberapa waktu sebelumnya kasus pencurian dengan modus yang sama pecah kaca juga terjadi di kawasan Loa Janan, Kutai Kartanegara. (pri/cal)
Editor : izak-Indra Zakaria