TANJUNG REDEB – Memasuki tahun politik, Ketua Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong ingatkan seluruh Kepala Kampung/Kepala Desa dan perangkat kampung di Bumi Batiwakkal- sebutan Kabupaten Berau untuk tidak terlibat dalam politik atau politik praktis.
Menurut Peri, para aparatur kampung harus bisa tetap bersikap netral dalam menghadapi tahun-tahun politik yang saat ini terjadi, baik itu tahapan Pemilihan Legislatif (Pileg) ataupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti.
“Para aparatur kampung saya minta untuk tetap bersikap netral dan menjaga kondisivitas di wilayahnya masing-masing,” ujarnya kepada Berau Post, Kamis (10/8).
Karena menurutnya, jika aparatur kampung sudah bermain politik, maka dikhawatirkan akan mengganggu kondusivitas di wilayah tersebut. Sehingga, ia tetap meminta kepada seluruh apartur kampung dapat menyikapi hal tersebut dengan bersifat netral.
“Tentunya akan ada sanksi jika memang ditemukan aparatur kampung yang terlibat politik,” kata dia.
Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu juga meminta agar aparatur kampung dapat memberikan imbauan kepada masyarakat untuk dapat lebih cerdas dalam memilih. Pasalnya, jika tidak cerdas dalam memilih, maka nantinya akan merugikan masyarakat itu sendiri.
“Seperti money politic (politik uang) yang saat ini marak terjadi, maka saya meminta hal tersebut harus dikesampingkan dahulu,” pintanya.
Dirinya juga meminta instansi terkait untuk dapat hadir di tengah masyarakat untuk bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat. Salah satunya terkait dengan aturan Pemilihan Umum (Pemilu). Hal tersebut sangat diperlukan, sehingga masyarakat bisa menilai dan mengetahui apa saja aturan yang tidak diperbolehkan.
“Jadi saya meminta para instansi terkait untuk bisa sosialisasi terkait dengan politik sehat ke masyarakat, jangan sampai adanya politik uang bisa memicu terjadinya perselisihan atau tidak kondusifnya suatu daerah,” pintanya. (aky/arp)
Editor : uki-Berau Post