Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pencairan Bonus Atlet Diusulkan Dipercepat

wahyu-Wahyu KP • 2019-01-22 07:56:19

TANA PASER – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Paser Toto Sumardiono mengungkapkan, bonus untuk atlet yang meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 di Kutai Timur sudah diusulkan nilainya. Untuk peraih emas, Rp 35 juta, perak setengah dari nilai emas, dan untuk perunggu masih dihitung.

“Ini harapan dan usulan kita. Semoga saja Tim Anggaran Pemerintah Daerah menyetujuinya. Meskipun pada saat sebelum berangkat lalu, Pak Bupati ada menyampaikan bonus diperkirakan akan diserahkan pada APBD Perubahan 2019. Kalau menunggu itu sangat lama dan kasihan atlet menanti,” ujar Toto setelah rapat dengan seluruh Pengcab Koni Paser, Senin (21/1).

Dia mengupayakan bonus bisa dicairkan di triwulan pertama atau paling telat di triwulan kedua tahun anggaran 2019 ini. Total kontingen Paser membawa pulang 17 emas, 33 perak, dan 45 perunggu. Kontingen Paser pun harus puas berada di peringkat 9 dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.

“Tidak apa-apa kita peringkat sembilan, yang penting seluruh medali diraih atlet asli lokal. Kita tahu sendiri di porprov kemarin begitu banyak atlet kelas nasional yang dibawa daerah lain dan belum tentu itu asli atlet lokal,” tegasnya.

Pada pelaksanaan porprov lalu, kontingen Paser kata Toto seharusnya mendapat kucuran dana minimal Rp 6 miliar. Namun faktanya hanya Rp 2 miliar utuh, sedangkan sisanya Rp 1,6 miliar masih jadi polemik oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Paser terkait pencairan dan peruntukannya.

Toto berharap ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur anggaran khusus pendidikan untuk menghadapi pesta olahraga seperti porprov. Dengan adanya perda tersebut, nantinya diatur dana yang layak untuk olahraga. Bisa 1 persen dari APBD, ataupun ada kesepakatan (MoU) dengan pihak perusahaan di Paser untuk dana corporate social responsibility (CSR). (/jib/rsh/k15)

Editor : wahyu-Wahyu KP