Jenguk Luhut di Singapura, Prabowo: Beliau Ingin Segera Bekerja
izak-Indra Zakaria• Kamis, 23 November 2023 - 06:03 WIB
Luhut dan Istri saat proses pemulihan di rumah sakit Singapura. (Sumber Berita: Instagram @luhut.pandjaitan)
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menjenguk Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut saat ini dalam proses pemulihan pasca mendapatkan perawatan di General Hospital Singapura.
Prabowo menyampaikan bahwa kondisi Luhut saat ini sudah berangsur pulih. Namun, masih memerlukan waktu untuk penyesuaian.
"Iya, saya jenguk beliau," kata Prabowo di Singapura usai menerima penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang Dari Istana Kepresidenan Singapura, Selasa (21/11).
Prabowo mengaku gembira melihat kondisi terkini Luhut. Menurutnya, Luhut ingin segera bekerja kembali.
"Beliau Alhamdulillah sudah pulih, memang perlu waktu penyesuaian. Jadi, saya sangat gembira beliau sudah ingin segera bekerja. Tapi memang semua pihak minta beliau pelan-pelan menyesuaikan diri," ujar Prabowo.
Sebelumnya, Luhut Binsar Panjaitan membeberkan alasan dirinya lebih memilih dirawat di Singapura, bukan Indonesia. Pernyataan itu dia sampaikan melihat banyaknya pertanyaan yang muncul bagaimana dirinya bisa dirawat di Singapura.
"Saya menyadari banyak pertanyaan yang muncul terkait mengapa saya tidak berobat di Indonesia, malah pergi ke Singapura," kata Luhut dalam unggahan di Instagram, Sabtu (4/11).
Luhut Binsar Panjaitan mengaku bahwa selama menderita sakit yang dialaminya itu ia sempat menjalani proses pengobatan di Jakarta. Awalnya, ia memulai pengobatan di RS Medistra dan RSPAD Gatot Subroto.
Meski begitu, pada akhirnya kemudian ia lebih memilih menjalani proses pengobatan di Singapura karena alasan lingkungan. Ia merasa bisa lebih fokus memulihkan kesehatannya yang sempat menurun.
"Tawaran dari sahabat dan harapan keluarga agar saya mendapatkan lingkungan yang memungkinkan pemulihan lebih optimal, kemudian membawa saya dirujuk ke Singapura," kata Luhut.
Sejak dilaporkan sakit pada awal bulan Oktober lalu, diakui Luhut praktis selama menjalani pengobatan itu dirinya hanya ditemani oleh tim dokter, ajudan, istri, dan anaknya. Ia juga mengaku tidak diperkenankan untuk menerima tamu dan bahkan menjawab panggilan ponsel sekalipun. (*)