Libur Natal dan tahun baru (Nataru) dipergunakan sejumlah warga untuk mudik. Ribuan penumpang berangkat dari Pelabuhan Semayang.
BERDASARKAN pantauan Kaltim Post, ada tiga kapal yang berlabuh dan berangkat pada awal pekan ini. Otoritas Pelabuhan Semayang menyebut, total penumpang yang naik dan turun tak kurang dari 6.000 orang.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, Capt Bharto Ari Raharjo menuturkan, puncak mudik Nataru sudah terjadi sejak 18 Desember lalu. Baik tujuan ke Kaltara, Sulawesi maupun ke NTT.
“Kita bisa melihat total penumpang naik dan turun saat itu sampai 6.000 lebih. Kemudian, kami prediksi akan ada arus balik mulai 3 Januari 2024,” sebut Capt Bharto.
Dia juga menyampaikan, kapal yang berlabuh dan berangkat dioperasikan PT Pelni, dan sisanya oleh swasta, yakni KM Lembuswana.
“Kami sudah melakukan antisipasi, baik dari sisi keselamatan kapal, dan kita sudah melaksanakan ramp check. Begitu pun dari sisi kenyamanan, semua yang ada di lini satu sudah dilakukan pembersihan,” ujarnya. Untuk buruh porter di Pelabuhan Semayang sudah dilakukan perapian, dan semua menggunakan seragam.
Menurut Bharto, arus penumpang embarkasi dan debarkasi selama arus mudik Nataru berjalan cukup baik. Penumpang di Pelabuhan Semayang juga sudah menggunakan garbarata, sebagai jembatan berdinding dan beratap yang menghubungkan ruang tunggu penumpang dan pintu kapal.
“Mudik Nataru sudah menggunakan garbarata sehingga embarkasi dan debarkasi berjalan baik dan tertib,” jelasnya.
Selama arus mudik Nataru, Bharto mengatakan, pihaknya telah melakukan edukasi kepada penumpang. “Kami memberikan imbauan kepada calon penumpang agar tidak membeli tiket dari calo. Karena sangat merugikan. Sebagaimana kita ketahui, yang naik kapal ini adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah,” ujarnya.
Artinya, mereka memiliki bujet yang minim. Apabila membeli lewat calo maka akan dinaikkan harga tiketnya. Jika ini terjadi maka penumpang akan mendapatkan tiket dengan identitas yang tidak sesuai. Jadi, ketika penumpang mau check in akan terkendala, karena identitas dirinya tidak sesuai tiketnya.
Senada, Kanit Satlantas Polresta Balikpapan BJ Susilo saat sedang bertugas melakukan pengamanan di Pelabuhan Semayang mengatakan, arus mudik Nataru berjalan dengan baik. Pengamanan dan pengawasan arus mudik di Semayang berjalan aman dan terkendali.
Salah satu penumpang mudik asal Samarinda, Nadya, yang ditemui media ini mengatakan, antrean untuk check in keberangkatan menuju Nunukan berjalan lancar. Mudik seperti ini menurutnya acap dilakukan setiap tahun bersama keluarganya.
Dia memesan tiket kapal melalui aplikasi online. Karena proses pembelian tersebut lebih mudah tidak ada kendala. Harga tiket yang dibelinya juga hampir sama seperti pembelian secara langsung. (ms/k15)
SYAHRUL RAMADHAN
syahrulramaddhaan@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria