KARANG ASAM. Aparat kepolisian di Samarinda sedang menggeber Operasi Patuh Mahakam, yang dilaksanakan mulai Kamis (29/8) hingga Rabu (11/9) nanti.
Menurut Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Erick Budi Santoso, didampingi Kanit Turjawali AKP Yasir, selama pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam mereka melakukan penindakan di lapangan.
"Untuk giat razia kami laksanakan setiap hari," beber Yasir.
Agar maksimal, razia dilakukan secara acak. Baik waktu maupun lokasinya, tergantung kondisi kerawanan pelanggaran di lapangan.
Razia dilakukan berpindah-pindah. "Tujuannya kalau hanya digelar di titik tertentu, nanti masyarakat yang melanggar akan membaca situasi dan menghindar. Kalau begitu kapan sadar dan patuhnya," ujar Yasir.
Dalam sehari, selama Operasi Patuh Mahakam digelar, rata-rata polisi berhasil menjaring pelanggar antara 100 hingga 130 orang. Hal tersebut menurut Yasir, menunjukan jika kesadaran masyarakat akan berlalu lintas masih kurang.
Padahal ujar Yasir lagi, hal tersebut justru merugikan diri sendiri. Sebab jika terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas), yang dirugikan justru diri mereka sendiri. Baik segi keselamatan hingga keamanan.
"Dirazia biar patuh dan tak mengulangi. Bagi pelanggar akan kami kenakan tilang," pungkas Yasir. (rin/nha)