Planetarium Jagat Raya adalah salah satu destinasi wisata yang dikelola Pemkab Kukar. Objek wisata di Tenggarong ini memang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Kaltim.
TENGGARONG – Planetarium tidak beroperasi selama empat tahun karena pandemi Covid-19. Setelah dibuka kembali sejak awal Januari ini langsung ramai. Lebih dari dua pekan dibuka, Planetarium sudah menarik 3.040 pengunjung.
Data ini terhitung per 14 Januari kemarin, dihimpun oleh Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. "Sampai dengan tanggal 14 Januari sudah ada 3.040 orang berkunjung sejak awal dibuka kemarin. Pendapatan yang masuk ke PAD sudah ada sekitar Rp 43 juta," ungkap Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, Selasa (16/1).
Planetarium Jagad Raya Tenggarong seringkali menerima kunjungan studi dari pelajar tingkat SD hingga SMP sampai dengan masyarakat umum. Pengunjung ini banyak datang dari Kukar sendiri maupun sekitar Kaltim. Dengan tema astronomi, destinasi wisata ini memiliki teater dengan narator.
Ada pula taman tata surya yang memiliki zona UMKM. Harga tiket berjangka dari Rp 10 dan 15 ribu. Dalam sehari saja, bisa dua hingga tiga sekolah melakukan kunjungan studi di planetarium. Melihat antusias ini, Ridha pastikan Dispar Kukar akan menggodok beberapa perencanaan untuk meningkatkannya. Mulai dengan promosi untuk mendongkrak pengunjung. Hingga peningkatan sarana dan prasarana.
"Kami nanti akan menambah tempat kuliner, juga cat ulang taman tata surya di tahun ini. Nanti juga akan tambah teropong dan paketan," jelasnya.
Paket wisata ini disiapkan Dispar Kukar untuk mempermudah pengunjung. Mulai dari menggunakan teropong hingga penayangan film di teater. Ridha juga menyebut ada rencana pembangunan observarium. Sebagai tambahan sarana sembari menunggu jadwal tayang selesai.
"Sementara ini tiket masih manual, kami berencana akan menggunakan aplikasi agar lebih efisien untuk pengunjung," tutup Ridha. (moe/qi/kri)
Editor : izak-Indra Zakaria