Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tukang Cat Nyaris Tertimpa Bodi Forklift, Kaget lantaran Punya Riwayat Jantung

Indra Zakaria • Jumat, 22 Maret 2024 - 18:10 WIB

LAKA KERJA. Polisi dari Polsek Sungai Kunjang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab salah seorang pekerja pengecatan forklif dilarikan ke rumah sakit, Kamis siang (21/3).OKE/SAPOS
LAKA KERJA. Polisi dari Polsek Sungai Kunjang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab salah seorang pekerja pengecatan forklif dilarikan ke rumah sakit, Kamis siang (21/3).OKE/SAPOS
 

PERGUDANGAN. Seorang pekerja yang tengah sibuk mengecat bodi forklift di bengkel yang terletak di Komplek Pergudangan Jalan Ir Sutami, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang dilarikan ke RS Hermina, Kamis siang (21/3). Pekerja yang diketahui bernama Samsul (45) itu, dibawa ke rumah sakit lantaran mengalami syok dan sesak napas lantaran hampir saja celaka tertimpa bodi forklif yang sedang dia dempul sebelum dicat.

Meski tak sempat memcelakai Samsul, namun peristiwa tersebut tetap direspon Polsek Sungai Kunjang yang mendapatkan informasi peristiwa itu dari relawan.

Polisi pun kemudian melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sebelum mengecek kondisi kesehatan Samsul yang dirujuk ke rumah sakit lainnya.

"Korban (Samsul, Red) bukan karyawan tetap di bengkel itu. Dia hanya pekerja yang mendapat borongan untuk mengecat forklif milik perusahaan tersebut," beber Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Zainal Arifin.

Samsul yang sudah beberapa hari bekerja di bengkel tersebut diketahui tidak mengenakan perlengkapan safety ketika bekerja. "Ketika itu saksi mendapati korban dalam keadaan terbaring diantara stabilizer dan bodi rangka forklift. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung, sehingga diduga korban kaget dan syok ketika bodi forklif jatuh dan membentur badannya," beber Zainal.

Zainal mengatakan dalam insiden tersebut tidak ada yang merasa keberatan, karena insiden tersebut terjadi disebabkan kurang telitinya Samsul dalam melakukan pekerjaan.
"Dan saat ini kondisi korban sudah mulai membaik," tandasnya.(oke/beb)

Editor : Indra Zakaria