BALIKPAPAN – Hj. Nurlena, yang merupakan istri Wali Kota Balikpapan dan Bunda PAUD Kota Balikpapan, secara resmi mengukuhkan pengurus baru PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan. Pengukuhan digelar di Aula Kantor Pemkot Balikpapan, Rabu (21/8) siang.
Tak hanya itu, pengukuhan juga dilakukan kepada kelompok kerja (Pokja) Pokja Bunda Pokja Bunda PAUD Kota Balikpapan disertai penandatanganan naskah pengukuhan. Untuk Pokja Bunda PAUD diwakilikan Ketua Pokja Bunda PAUD Dr Padlia Parakasi. M.Pd dan Bunda Paud Kecamatan diwakili oleh Bunda PAUD kec. Balikpapan utara Ema Anggun Fadli Faturahman.
Acara tersebut juga menyerahkan berbagai bantuan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan.
Bantuan tersebut meliputi meja dan kursi serta perangkat pintar berupa "smart table" khusus untuk PAUD yang telah terakreditasi A. Selain itu, 18 ribu anak PAUD di seluruh Balikpapan mendapatkan seragam batik secara gratis, sebuah langkah konkret dari pemerintah untuk mendukung pendidikan dini.
Adamin Siregar, Staf Ahli Wali Kota Balikpapan, yang hadir mewakili wali kota, menekankan pentingnya peran Bunda PAUD. “Peran Bunda PAUD bukan sekadar simbol, melainkan sebagai penggerak utama dalam membentuk fondasi pendidikan yang kokoh bagi anak-anak kita sejak dini,” ujar Adamin.
Ia juga menegaskan bahwa tugas Bunda PAUD adalah memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, serta menanamkan nilai moral dan karakter yang kuat.Dalam sambutannya, Hj. Nurlena mengingatkan kepada para pengurus PAUD yang baru dikukuhkan tentang beratnya tanggung jawab mereka.
Namun, ia juga menyampaikan optimisme bahwa dengan dedikasi, kerjasama, dan rasa cinta yang tulus, mereka mampu membawa perubahan positif bagi generasi penerus Balikpapan.“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi penting. Dengan komitmen yang kuat, kita bisa menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter,” tutur Nurlena.
Di sisi lain, Wali Kota Balikpapan juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, dan orang tua, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak. “Anak-anak kita adalah aset masa depan. Mari kita jaga dan bimbing mereka dengan penuh kasih sayang,” serunya.
Menggerakkan Gerakan Nasional PAUD BerkualitasDalam pidatonya, Hj. Nurlena juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan PAUD berkualitas. Ia menyebut peran Bunda PAUD sebagai figur sentral dalam Gerakan Nasional PAUD Berkualitas yang diharapkan dapat menggerakkan seluruh pihak, mulai dari pengelola hingga pendidik PAUD.Nurlena juga menekankan pentingnya peningkatan akses PAUD di daerah-daerah terluar dan peran serta masyarakat dalam mendukung layanan PAUD.
Selain itu, ia juga menyampaikan perlunya peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan PAUD serta penanganan stunting melalui penyediaan makanan sehat dan pelatihan pencegahan stunting bagi para pendidik.“Kita harus melakukan intervensi serentak untuk mempercepat penurunan stunting. Koordinasi dan pembinaan yang berkesinambungan antara tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan gerakan ini,” tambahnya.
Bantuan "Smart Table" untuk PAUD di BalikpapanKabid PAUD Disdikbud Balikpapan, Dr. Padlia Parakasi, menjelaskan bahwa sejak 2023, bantuan "smart table" telah diberikan kepada 22 PAUD yang terakreditasi. Tahun ini, sebanyak 18 PAUD menerima bantuan serupa, sehingga total PAUD yang menerima bantuan ini mencapai sekitar 40 unit.
Program ini merupakan bagian dari prioritas Disdikbud Balikpapan dalam memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi untuk pendidikan. Diharapkan, dengan adanya "smart table", anak-anak bisa lebih cerdas dan menikmati proses belajar yang interaktif, tanpa kehilangan fleksibilitas dan kerjasama yang biasanya diperoleh melalui metode pembelajaran manual.
Selain itu, seragam PAUD untuk 18 ribu anak-anak di Balikpapan diberikan secara simbolis dalam acara pengukuhan ini. Sebagai catatan, Kota Balikpapan memiliki 421 satuan PAUD yang tersebar di seluruh wilayah.Dengan adanya pengukuhan dan berbagai bantuan ini, diharapkan pendidikan anak usia dini di Balikpapan dapat terus berkembang dan menghasilkan generasi penerus yang berkualitas dan siap menghadapi masa depan.
Editor : Wawan