Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wali Kota Sebut 16 Program Sudah Berjalan

anggri-Radar Tarakan • Kamis, 16 Desember 2021 - 18:29 WIB
DIGELAR SEDERHANA: Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, memimpin ucapara peringatan HUT Ke-24 Kota Tarakan, kemarin (15/12)./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN
DIGELAR SEDERHANA: Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, memimpin ucapara peringatan HUT Ke-24 Kota Tarakan, kemarin (15/12)./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kota Tarakan yang berlangsung kemarin (15/12), dilakukan secara sederhana lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19. Meski demikian, Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, membeberkan bahwa dalam peringatan HUT Ke-24 tahun ini, ada beberapa pencapaian yang sudah dilakukan oleh Pemkot Tarakan. Kemudian ada juga beberapa program yang sampai saat ini masih dalam proses.

“Dari 16 program unggulan kita yang masuk di rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) semuanya sudah berjalan,” katanya.

Diakui Khairul, bahkan ada beberapa program yang targetnya sudah melebihi 100 persen. Namun ada juga yang belum tercapai hingga 100 persen dan saat ini masih terus berjalan. Tidak hanya itu, ia juga memastikan bahwa program yang sudah tercapai namun harus dilanjutkan setiap tahun. Salah satunya yaitu beasiswa pendidikan.

“Seperti PDAM, target kita 10 ribu (sambungan baru) saat ini sudah 13 ribu,” tuturnya.

Ia menambahkan, salah satu program smart city yang dicanangkan, sudah berjalan saat ini. Hal itu ditandai dengan dilakukan peresmian Command Center usai upacara peringatan HUT Tarakan. Khairul membeberkan, untuk  Command Center sebenarnya sudah berjalan sejak 2019 lalu, namun pihaknya terus melakukan penyempurnaan terhadap semua sarana dan prasarana yang ada. Makanya bertepatan dengan HUT Tarakan ke 24 ini, baru pihaknya meresmikan command center tersebut.
“Yang belum capai target akan kita genjot dalam 2 tahun terakhir ini. Termasuk tetap mempertahankan yang sudah tercapai, bahkan ada yang tidak masuk program unggulan kita namun kita melihat masalah di masyarakat maka menjadi prioritas kita juga,” imbuhnya.

Diakuinya, program penanganan banjir sebenarnya bukan masuk dalam program prioritas. Namun menjadi permasalahan di masyarakat, makanya sudah menjadi prioritas juga bagi Pemkot Tarakan untuk menyelesaikannya. Pihaknya pun sudah melakukan beberapa kegiatan untuk mengurangi beberapa titik banjir yang sering terjadi. Salah satunya di daerah Kelurahan Karang Anyar, yang menjadi pekerjaan besar bagi pihaknya untuk menyelesaikannya.
“Kita sudah mulai menggarap di sana (Kelurahan Karang Anyar) namun karena keterbatasan anggaran kita akan melakukan kegiatan yang seefesien mungkin namun tetap bisa efektif,” tambah Khairul.

Pihaknya pun memastikan akan mulai fokus mengarap penanganan banjir di tahun depan. Pihaknya akan mulai melakukan pembebasan lahan, setelah itu baru proyek penanganan banjir akan mulai dilakukan. Untuk proses pengerjaan, Khairul memprediksi akan dikerjakan selama dua tahun lantaran memerlukan anggaran yang cukup besar.
“Kami melihat paling bermasalah dikerjakan dulu. Kemudian kita juga melakukan beberapa normalisasi juga di beberapa sungai. Di tahun ini di ada beberapa pembebasan lahan selesai dan tahun depan sudah bisa digarap untuk membuat dranaise,” tutupnya. (zar/lim)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan