Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Persiapan sudah Final, Besok Nyoblos di TPS

uki-Berau Post • Selasa, 8 Desember 2020 - 23:28 WIB
KOORDINASI: Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono (tengah) saat menyambangi KPU Kaltara untuk lakukan komunikasi dan konsolidasi, Senin (7/12).
KOORDINASI: Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono (tengah) saat menyambangi KPU Kaltara untuk lakukan komunikasi dan konsolidasi, Senin (7/12).

TANJUNG SELOR - Mendekati pemungutan suara 9 Desember besok, seluruh persiapan diklaim sudah memasuki final. Termasuk pendistribusian logistik ke sejumlah daerah.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara bersama dengan Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono melakukan koordinasi dan konsolidasi persiapan pemungutan suara.

Kapolda berharap hari ini petugas dan juga logistik sudah berada di TPS masing-masing. “Surat suara harus aman dan jangan sampai mengalami kerusakan," ungkapnya, Senin (7/12).

Atensi lain Kapolda adalah semua harus tetap taat protokol kesehatan. Jika ada satu tempat yang penyebaran Covid-19 banyak, akan langsung dipindahkan tempat pemungutan suaranya. TPS juga akan langsung disemprotkan disinfektan. Ia menegaskan, harus ada TPS khusus untuk warga yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat.

“Semua itu sudah harus siap. Maka dari itu, kita akan terus memantau,” imbuhnya. Ia menegaskan pula, pilkada harus terhindar dari politik uang. Jangan sampai menjelang pencoblosan ada 'serangan fajar'.

“Saya sudah sampaikan kepada paslon untuk berhati-hati. Jangan main politik uang. Kalau tertangkap, tanggung resikonya sendiri," tegasnya.

Pihaknya juga membentuk tim khusus. Baik dari Polri, TNI, maupun KPU dan Bawaslu. Hal itu dilakukan guna memantau adanya dugaan politik uang di Kaltara. 

Termasuk pemantauan di TPS. Menurutnya, belum ada yang melaporkan adanya TPS yang rawan. Diharapkan, pelaksanaan pilkada kondusif sehingga dilantiknya pimpinan definitif yang baru. “Ini sudah kita tegaskan. Maka dari itu, kita juga melakukan BKO sejumlah personel untuk mengawal pilkada," jelasnya.

Kurang lebih 1.800 personel kepolisian dikerahkan. Termasuk Brimob yang di-BKO dari Samarinda. Sebanyak 100 personel  ditempatkan di Tana Tidung. Sebab salah satu wilayah yang rawan adalah Tana Tidung.

"Kita juga tempatkan di kabupaten lain. Mulai dari Polda hingga Polsek kita siagakan untuk mengawal pilkada," ujarnya.

Ketua KPU Kaltara Suryanata Al Islami menjelaskan, distribusi logistik ke daerah terjauh sudah dilakukan sejak 3 Desember. Baik yang menggunakan armada pesawat maupun menggunakan long boat. Seperti daerah Bahau Hulu Kabupaten Malinau, distribusinya melewati Kabupaten Bulungan.

"Dari Malinau, logistik dikirim ke Bulungan, kemudian menggunakan long boat ke Bahau Hulu. Sudah kita lakukan," jelasnya.

Untuk daerah remote area, logistik dan APD didistribusikan bersamaan.  "Untuk daerah terdekat, hari ini dan besok kita distribusikan," sebut dia.

Patuhi Protokol Kesehatan

Sosialisasi penegakan protokol kesehatan menjadi rutinitas yang dilakukan aparat penegak hukum. Dalam satu hari sosialisasi, dilakukan sebanyak tiga kali yaitu pagi mulai pukul 09.00 -11.00, dilanjutkan siang pukul 13.00-16.00, dan malam hari dengan melibatkan stakeholder terkait.

Pada hari pemungutan suara besok, akan dimaksimalkan sistem pengawasaan dan memberikan teguran jika ditemukan adanya kerumunan massa.

“Ini sudah rutin kami laksanakan dan berlaku untuk semua daerah. Sejauh ini tetap intens komunikasi ke setiap kabupaten dan kota untuk memastikan sudah menerapkan hal serupa. Termasuk juga ketika memasuki pemungutan suara,” kata Kabid Trantib Satpol PP Kaltara, Aspian Noor, Senin (7/12). (*/fai/*/mts/mua/uno)

Editor : uki-Berau Post
#pemilu