Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ambil Jurusan Manajemen Bisnis Internasional

uki-Berau Post • Kamis, 19 Oktober 2023 - 02:51 WIB
LULUS BARENG: Jimmy Indomora (kiri) dan sang istri Liana memberikan ucapan selamat kepada anaknya, Falito Efrem Fausto, seusai diwisuda.
LULUS BARENG: Jimmy Indomora (kiri) dan sang istri Liana memberikan ucapan selamat kepada anaknya, Falito Efrem Fausto, seusai diwisuda.

Jimmy dan Liana awalnya hanya mengantar anaknya, Falito Efrem Fausto, mendaftar kuliah. Saat ngobrol dengan dosen, keduanya malah kepincut kuliah lagi. Ketiganya akhirnya diwisuda bareng.

 

RETNO DYAH AGUSTINA, Surabaya

 

KELUARGA Jimmy berangkat bersama ke Universitas Ciputra (UC). Ketiganya memakai pakaian yang sama, yaitu toga. Ya, Minggu (15/10) lalu, Jimmy, Liana (istri Jimmy), dan anaknya Falito Efrem Fausto diwisuda bareng.

Jimmy mengaku tak pernah men-setting wisuda bareng itu. Apalagi, Jimmy dan Liana sebenarnya punya kesempatan diwisuda lebih dulu karena durasi kuliah S-2 lebih pendek daripada S-1.

Namun, kuliah pasangan suami istri (pasutri) itu molor karena sibuk mengelola bisnis keluarga dan bekerja. “Saya molorin aja lah biar sekalian lulus bareng anak, lucu,” seloroh Jimmy.

Melihat sang anak hendak lulus kuliah, motivasi Jimmy dan Liana terlecut. Keduanya berupaya segera lulus. Menurut Jimmy, sebenarnya mereka tak sengaja mendaftar program pascasarjana magister manajemen.

“Aslinya kami hanya antar Efrem (sapaan akrab Falito Efrem Fausto, Red) untuk daftar S-1, eh terus ngobrol sama salah satu dosen di sini,” kenang pria berkacamata itu.

Pasangan dokter itu lebih banyak ngobrol tentang bisnis batu alam. Setelah diskusi tersebut, keduanya termotivasi untuk kuliah lagi.

“Kayaknya cocok untuk kami kuliah supaya bisa mengembangkan bisnis kami dengan lebih optimal,” jelas Jimmy.

Apalagi, kuliah pascasarjana juga bisa mengembangkan jejaring mereka ke depannya. Bukan hanya sesama mahasiswa, tetapi juga dosen-dosen. “Jadi kayak bisa mentoring seumur hidup,” sambungnya.

Efrem tak menyangka bakal wisuda bareng dengan kedua orang tuanya. “Bangga juga bisa bareng,” ucapnya.

Sama seperti kedua orang tuanya, Efrem mengambil jurusan manajemen bisnis internasional. Meski sama, Efrem mengaku itu adalah pilihannya. Dia tidak diarahkan orang tuanya. “Memang dari awal mau jurusan ini,” imbuhnya.

Pria usia 22 tahun itu berencana melanjutkan usaha batu alam yang dibangun orang tuanya sejak 2008 tersebut. Usaha batu alam itu memang jadi penghasilan utama keluarga.

Ketiganya pun kompak mengambil topik usaha batu alam untuk skripsi dan tesis. “Sisi dan pendalamannya saja yang beda. Cuma, semua ambil topik usaha batu alam ini,” jelas Jimmy.

Satu rumah, satu kampus, satu lokasi penelitian. Apakah tidak pusing? Menurut Jimmy, mereka malah saling bantu. Bahkan saling mengingatkan untuk memanfaatkan waktu luang.

“Jadi ya kalau ada topik yang bisa didiskusikan bareng, waktu di jalan atau waktu di rumah, bisa sharing,” tambahnya. (*/c6/aph/jpg/uno)

Editor : uki-Berau Post
#feature