Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jalan di Apau Kayan, Kabupaten Malinau Rusak, Distribusi Barang Terhambat

Indra Zakaria • Rabu, 29 Mei 2024 - 23:50 WIB
RUSAK BERAT: Kondisi jalan di Apau Kayan, Kabupaten Malinau yang mengalami kerusakan berat. (IST)
RUSAK BERAT: Kondisi jalan di Apau Kayan, Kabupaten Malinau yang mengalami kerusakan berat. (IST)

Prokal.co -  Sejumlah ruas jalan menuju Apau Kayan, Kabupaten Malinau rusak berat hingga menyulitkan distribusi logistik masyarakat. Dari beberapa video yang dikirim warga ke Redaksi Radar Tarakan, menunjukkan kendaraan terjebak dengan kubangan yang dalam.

Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Yansen TP, M.Si, memberi atensi terhadap kondisi tersebut.

"Kondisinya sangat berat, menghambat aktivitas warga, begitu pun distribusi barang. Saya sudah mengkomunikasikan ke kepala Balai (Balai Pelaksana Jalan Nasional Kaltara) untuk menangani itu. Semoga segera ditangani.

Proyek untuk tahun ini, pemeliharaan jalan ada, dan melanjutkan trase jalan dari Long Nawang," ungkap Yansen, Selasa (28/5). Yansen mengungkap kondisi keuangan negara cukup berat menangani secara menyeluruh. Trase jalan Apau Kayan dan Krayan tengah berprogres.

"Kita mengurai keterisoliran di Lumbis Ogong dan Hulu, yang masih menggunakan jalur sungai. Satu tahun lalu, kami sudah ke sana bersama DPUPR dan BPJN agar mengangkat ini menjadi program nasional. Mudahan ada rencana dan program disertai anggaran yang turun. Jalur sungai tak mungkin dengan baik melancarkan distribusi barang dan orang.

Terlebih PLBN di Lumbis ini akan operasional. Harus kita topang. Begitu pun dengan trase jalan Apau Kayan dan Krayan kita harapkan ditangani pemerintah pusat, khususnya Sungai Boh ke Long Bagu. Kita usahakan segera tuntas," ulasnya. Ia juga mengungkap, jalur tersebut sudah tembus. Namun beberapa di antaranya butuh penanganan.

"Jalur Lumbis ke Lumbis Ogong dan juga ke Lumbis Hulu, harapan kita jalan lingkar Lumbis segera diwujudkan. Ini akan memperlancar aktivitas warga, progresnya kita perkirakan sudah 50-an persen. Ini kita pastikan dulu, tahun lalu sudah 40-an persen," urainya.

Dikatakan, pilihan trase jalan juga terdapat pada Long Pahangai ke Sungai Boh didanai APBN diharapkan lebih cepat. Selama ini warga memanfaatkan trase jalan yang dibangun perusahaan.

"Dari Sungai Boh ke Long Bagu, kita upayakan diserahkan pemegang hak pengusahaan hutan ke pemerintah, BPJN Kaltim kerja sama dengan BPJN Kaltara. Kalau bisa diselesaikan, ini merupakan jalan memudahkan warga. Distribusi dari Kaltim ke Kayan Selatan, Kayan Hulu dan Hilir bisa lancar," tambahnya.

Kepala BPJN Kaltara, Nikolaus Ambrosius Gai Botha mengatakan, penanganan sudah ditindaklanjuti dengan mengerahkan alat berat ke Km 34. Kendati dibutuhkan waktu hingga 2 malam.

"Diupayakan Kamis-Jumat sudah bisa kita tangani," ujarnya. Adapun pembangunan akses jalan ke PLBN Long Nawang masuk dalam paket pemeliharaan.

"Ada anggaran untuk pembangunan akses jalan," sebutnya. (lim)

Editor : Indra Zakaria