Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

KMP Manta Masuk Perawatan, Gantinya Disiapkan Tapi Lebih Kecil

Indra Zakaria • Kamis, 27 Februari 2025 - 17:54 WIB
TAK BEROPERASI: Plesengan pelabuhan Sebawang akan segera diperbaiki sebelum kapal pengganti KMP Manta II masuk.(FOTO: DISHUB KTT)
TAK BEROPERASI: Plesengan pelabuhan Sebawang akan segera diperbaiki sebelum kapal pengganti KMP Manta II masuk.(FOTO: DISHUB KTT)

Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung tengah berupaya menghadirkan kapal pengganti KMP Manta yang saat ini menjalani docking atau perawatan berkala di Balikpapan.

Namun, upaya ini terkendala oleh kondisi plesengan atau tempat turun kendaraan di dermaga Pelabuhan Sebawang yang memerlukan perbaikan agar kapal pengganti dapat bersandar dengan aman.

Kepala Dishub Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan kepada PT ASDP untuk menyediakan kapal pengganti selama KMP Manta menjalani docking.

PT ASDP pun telah merespons surat tersebut dan kini masih berkomunikasi dengan manajemen terkait usulan Dishub Tana Tidung. Arief menyebutkan bahwa salah satu opsi yang diusulkan sebagai kapal pengganti adalah KMP Manta II. Namun, kapal ini memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan KMP Manta, sehingga membutuhkan penyesuaian dalam manuver saat bersandar.

"KMP Manta II ukurannya lebih kecil, jadi perlu penyesuaian agar bisa bersandar dengan baik. Apalagi posisi sandarnya berada di palung yang rawan longsor," jelasnya kepada Radar Tarakan, Rabu (26/2).

Menurutnya, jika dermaga atau plesengan tidak cukup panjang dan kuat, kapal akan kesulitan untuk bersandar dengan aman. Namun Dishub akan berusaha semaksimal mungkin, minimal kapal feri bisa bersandar dan berlabuh dengan nyaman.

"Kami tetap berupaya agar layanan transportasi tidak terganggu dan minimal KMP Manta bisa bersandar serta berlabuh dengan nyaman setelah perbaikan selesai," pungkasnya.

Dengan adanya upaya ini, masyarakat diharapkan tetap dapat menikmati layanan transportasi penyeberangan tanpa gangguan yang berkepanjangan. Apalagi memasuki bulan Ramadan dan jelang Lebaran Idul Fitri yang diprediksi jumlah angkutan barang maupun penumpang mengalami peningkatan drastis.(ana)

Editor : Indra Zakaria