Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pensiunan Guru di Kotabaru Merugi Miliaran

miminradar-Radar Banjarmasin • Jumat, 5 Juli 2019 - 16:35 WIB

KOTABARU – Khairunnisa, seorang pensiunan guru menderita kerugian miliaran rupiah. Setelah si jago merah melalap hampir seluruh bagian rumahnya, Kamis (4/7) sore kemarin.

"Hanya ijazah dan sebagian surat penting selamat. Ibu dan adik saya, cuma ada baju di badan, semua habis terbakar," ujar Reza, anak Khairunnisa.

Saksi mata, Syamsul Rifani dan istrinya saat kejadian sekitar pukul 14.30, sedang santai di teras rumah. Kompleks SMA Garuda, RT 4 Kelurahan Baharu Utara. Sekitar 700 meter dari Mapolsek Kotabaru.

Asyik ngobrol, pasangan suami istri itu tiba-tiba melihat kepulan asap hitam dari bagian dapur rumah mantan Satpam bank, Bahrin Noor. Asap kemudian disusul lidah api ke angkasa.

"Astaga api...!," teriak pasangan itu. Tanpa di komando mereka berteriak. Berlari melintasi gan sempit. Rumah Bahrin persis di depan rumah mereka.

Mereka berteriak api dan kebakaran. Menggedor-gedor pintu rumah Bahrin. Tidak ada sahutan. Tetangga mulai ke luar, belum sepenuhnya mengerti apa yang terjadi.

Asap semakin tebal, lidah api membesar. Dari dalam rumah Bahrin terdengar langkah berlari cepat. Bahrin tampak seperti baru bangun.

Saat pria ini di luar rumah, api sudah mengamuk hebat. Panik besar. Kompleks itu padat rumah. Hampir tak berjarak. Informasi menyebar cepat. Sirine pemadam terdengar hampir di semua penjuru.

Bahrin dan para warga serentak berjibaku. Mencoba memadamkan api. Memakai ember. Ada yang langsung menyiram api. Ada juga yang menyiram rumah mereka sendiri.

Hitungan menit, rumah Bahrin hampir habis terbakar. Angin semakin kencang. Di sebela rumahnya, rumah pensiunan guru Khairunnisa. Yang bersebelahan dengan ruang kelas SMA Garuda.

Di sisi lain rumah Bahrin ada rumah Ketua RT Ali Yusran. Angin berembus keras ke arah rumah Khairunnisa. Rumah Bahrin dan rumah-rumah sekitar terbuat dari kayu.

Khairunnisa ditemani salah satu anaknya cepat menyelamatkan barang-barang. Tapi api seperti melompat. Cepat sekali memakan hampir semua bangunan kayu itu. Juga melalap bagian belakang sekolah.

Tidak lama, parade pemadam datang. Air bertekanan tinggi ditembakkan. Hampir dari semua penjuru. Sekitar pukul 15.00 api dapat dikuasai.

"Rumah Bahrin dan Khairunnisa hampir rata dengan tanah. Rumah Ketua RT rusak ringan, dan satu ruang kelas SMA rusa berat," ujar Kepala BPBD Rusian Ahmadi Jaya.

Belum jelas penyebab api. Namun beberapa warga menduga terjadi arus pendek di bagian dapur rumah korban. Kerugian ditaksir miliaran rupiah. (zal/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Kriminal Kebakaran