Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mengapa Perempuan Berselingkuh? Ini Alasan Psikologisnya

Indra Zakaria • Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:45 WIB
Ilustrasi selingkuh (Istimewa)
Ilustrasi selingkuh (Istimewa)

Perselingkuhan pada perempuan merupakan masalah kompleks yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Dari sudut pandang psikologi, beberapa alasan umum mengapa perempuan berselingkuh meliputi:

 Baca Juga: Pria Wajib Tahu!, Ini 20 Ciri-ciri Perempuan yang Gemar Melakukan Perselingkuhan

Kurangnya intimasi emosional

Perempuan cenderung lebih membutuhkan koneksi emosional. Jika merasa tidak terpenuhi dalam hubungan utama, mereka mungkin mencari di tempat lain.

Kebutuhan validasi dan perhatian

Keinginan untuk merasa diinginkan dan dihargai dapat mendorong perselingkuhan jika kebutuhan ini tidak terpenuhi dalam hubungan utama.

Ketidakpuasan seksual

Meskipun stereotip mengatakan pria lebih mementingkan seks, ketidakpuasan seksual juga bisa mendorong perempuan berselingkuh.

Masalah harga diri

Perselingkuhan bisa menjadi cara untuk meningkatkan harga diri yang rendah atau mencari penegasan diri.

Balas dendam

Jika merasa dikhianati atau diabaikan oleh pasangan, beberapa perempuan mungkin berselingkuh sebagai bentuk pembalasan.

Keinginan untuk perubahan atau petualangan

Rasa bosan atau keinginan mengalami sesuatu yang baru bisa mendorong perselingkuhan.

Masalah dalam hubungan utama

Konflik yang tidak terselesaikan, komunikasi buruk, atau ketidakcocokan dapat mendorong pencarian kepuasan di luar hubungan.

Trauma masa lalu

Pengalaman traumatis atau pola hubungan yang tidak sehat di masa lalu dapat mempengaruhi perilaku dalam hubungan saat ini. (*)

Gangguan mental

Beberapa kondisi mental seperti depresi atau gangguan bipolar dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dan perilaku impulsif.

Kurangnya komitmen

Beberapa perempuan mungkin tidak sepenuhnya berkomitmen pada hubungan mereka saat ini.

Penting untuk dicatat bahwa alasan-alasan ini tidak membenarkan perselingkuhan. Setiap individu bertanggung jawab atas tindakannya sendiri. Dalam banyak kasus, perselingkuhan adalah gejala dari masalah yang lebih dalam, baik dalam hubungan atau pada individu itu sendiri.

Pendekatan psikologis untuk mengatasi masalah ini biasanya melibatkan terapi individual atau pasangan untuk mengatasi akar masalah, memperbaiki komunikasi, dan membangun kembali kepercayaan jika pasangan memutuskan untuk mempertahankan hubungan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#selingkuh #perselingkuhan