Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

35 Sekolah Ambil Bagian

wahyu-Wahyu KP • Rabu, 30 Januari 2019 - 14:06 WIB

BALIKPAPAN – Turnamen sepak bola akbar Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019 untuk sekolah menengah pertama (SMP) se-Balikpapan, bakal digulir 1-9 Februari nanti. Sebelum memasuki level kota, terlebih dahulu dibagi enam kecamatan. Setiap sekolah terlebih dahulu lolos di wilayah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Muhaimin melalui Kabid Budaya dan Olahraga, Ganung Pratikno mengatakan, bahwa GSI dikemas dalam satu paket. Agar lebih kompetitif, tentunya harus bersaing di level kecamatan terlebih dahulu.

”Untuk tingkat kecamatan akan menggunakan sistem setengah kompetisi. Juara dari masing-masing wilayah akan bersaing di tingkat kota,” jelas Ganung, Selasa (29/1) kemarin. 

Total 35 sekolah ambil bagian. Untuk Balikpapan Utara (Balut) diikuti delapan sekolah, Balikpapan Tengah (Balteng) empat sekolah, Balikpapan Kota (Balkot) 10 sekolah, Balikpapan Barat (Balbar) empat sekolah, dan Balikpapan Selatan (Balsel) lima sekolah serta Balikpapan Timur (Baltim) empat sekolah.

Untuk wilayah Balbar dan Balut akan dilangsungkan di Lapangan Telkom. Kemudian, Balkot dan Balteng di Lapangan LPM Sepinggan. Sedangkan wilayah Baltim dan Balsel dilangsungkan di Lapangan Dodikjur. ”Pembukaan dan penutupan akan berlangsung di Stadion Batakan,” ujar Ganung.

Ganung menjelaskan, perhelatan ini sebenarnya mengadopsi Liga Pelajar Indonesia (LPI). Tentu, hajatan ini berjenjang. Baik level provinsi ataupun ke nasional. Selain memberikan wadah bagi para pelajar, sudah pasti turnamen ini bisa mengimplementasikan pendidikan karakter melalui olahraga. ”Kemendikbud terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya ada di bidang olahraga,” katanya.

Ganung berharap, dari turnamen ini bisa melahirkan pemain berbakat. Terlebih bisa tampil di level profesional. Seperti Bima Sakti dan Ponaryo Astaman. ”Setidaknya ada jebolan dari turnamen ini bisa tampil memperkuat Persiba,” pungkasnya.

Sementara itu, Rudi Hermanto selaku pelatih SMP 1 mengatakan, keikutsertaannya di turnamen kali ini hanya sebatas menambah jam terbang kepada altet. Mengingat singkatnya waktu persiapan yang dilakukan. ”Berusaha semaksimal mungkin. Semoga saja, hasil tahun 2013 saat meraih runner-up di LPI bisa terulang,” harap Rudi. (ham/san/kpnn/is/k18)

Editor : wahyu-Wahyu KP