BEKASI - Jelang Indonesian Series Sepatu Roda I 2019 pada 22-24 Februari, skuat Kaltim sudah berada di Bekasi. Menyisakan waktu sepekan lagi, kontingen Benua Etam terus mengasah taktik dan kemampuan menyeluruh.
Pelatih sepatu roda Kaltim, Karta Wibawa menuturkan, persiapan timnya sudah 90 persen. Tujuh atlet terdiri dari, lima putra dan sisanya putri ini tiba di Bekasi beberapa hari lalu.
"Secara fisik dan mental anak-anak sudah siap bertanding. Tinggal mengandalkan kemampuan mereka masing-masing di seri pertama," ujar Karta melalui telepon selularnya, kemarin (16/2).
Mengingat bergengsinya ajang ini, Karta menargetkan, anak asuhannya masuk zona medali. Pasalnya, setiap seri mendapat poin yang nantinya diakumulasikan mengikuti ajang internasional.
"Jadi, target kami untuk anak-anak tembus zona medali. Mereka harus konsisten meraih poin maksimal di setiap seri," tegas Karta.
Dijelaskan Karta, ajang ini Kaltim hanya mengirim tujuh atlet. Sisanya ditengarai masih fokus persiapan ujian nasional. "Beberapa atlet andalan Kaltim yang lain, memang duduk di kelas akhir sekolah masing-masing. Tapi tujuh atlet yang kami kirim ke Bekasi juga berkualitas," jelasnya.
Setelah ujian nasional, Karta menyebut, anak asuhannya tetap bisa bergabung. Mereka tetap diikutsertakan untuk mengejar poin di peringkat nasional.
"Jadi, setiap atlet mengantongi poin masing-masing di setiap seri. Kalau harus absen tidak masalah. Tapi konsekuensinya tidak mendapat tambahan poin," ujgkap Karta.
Kejuaraan berseri ini merupakan ajang pemanasan. Sebab, target utama tim ialah Pra-PON 2019 pada September mendatang.
"Target kami ada di Pra-PON. Karena saat ini anak-anak masih dalam tahap fase umum persiapan," pungkas Karta. (*/abi/is)
Editor : octa-Octa