PERSIBA kini memasuki fase paling berat di putaran pertama Liga 2 2019. Kekalahan atas Persik Kediri membuat posisi Persiba melorot ke urutan enam. Posisi Persiba rawan tergusur jika melihat sejumlah tim yang masih punya tabungan satu laga.
Tak hanya itu, upaya Persiba memperbaiki posisi takkan berjalan mudah. Sebab, berikutnya, mereka melakoni tiga partai tandang, ke Biak, Madura, dan Martapura. Satu laga penutup putaran pertama digelar di Stadion Batakan, tetapi menghadapi salah satu tim kuat, Mitra Kukar.
Meski dalam kondisi tak menguntungkan, pelatih anyar Persiba Satia Bagdja menyebut publik tak perlu panik. “Saya yakin pemain kita bagus, hanya penanganannya yang mungkin kurang pas. Makanya kita akan coba perbaiki pelan-pelan,” ungkapnya.
Dia juga menyebut tak ingin terpaku pada empat sisa laga putaran pertama. Dia ingin para pemain fokus dengan satu per satu laga. Meski demikian, Satia menegaskan, datang ke Balikpapan bukan untuk bersantai. Dia sudah siap dengan tantangan membawa Persiba menembus Liga 1 musim depan.
“Melatih Persiba ini kesempatan bagus. Ini juga jadi tantangan yang tak boleh dilewatkan, kami akan coba meski perlahan,” katanya. Satia datang ke Balikpapan tak sendirian, ada Muhammad Yusuf Firdaus yang menjadi asisten pelatih dan Jarot yang bakal mengasah tiga penjaga gawang Persiba. (*/hul/ndy/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria