BALIKPAPAN- RSUD Beriman Balikpapan langsung cepat tanggap dalam penanganan bayi kembar 9 bulan di Balikpapan, Afatar dan Alif, yang mengalami kekurangan gizi. Ditemui di rumah sakit, Ahli Gizi RSUD Beriman Balikpapan, Novia Dwi Anggraeni mengatakan, saat ini berat badan Afatar mulai menunjukkan perkembangan postif.
Sebelum masuk, kata Novia, berat badan Afatar hanya 5,050 kilogram. Namun sekarang berat badannya jadi 5,2 kilogram. "Alhamdulillah, ada kenaikan 150 gram," ujar perempuan berhijab itu.
Jika sang kakak mengalami peningkatan, tidak halnya dengan si adik, Alif. Berat badannya masih sama sejak ia pertama kali masuk. "Kalau Alif masih sama, berat badanya hanya 3.800 gram," urainya.
Selama menjalani perawatan, jelas Novia, Afatar dan Alif mendapat asupan susu khusus yang sama, namun beda komposisi. Susu tersebut memiliki kandungan gizi yang baik. "Kami pakai susu F75. Susu ini diberikan per 3 jam," terangnya. "Kalau Afatar 52 CC, sedangkan Alif 35 CC," tambahnya.
Ditanya sampai kapan Afatar dan Alif akan menjalani perawatan, Novia belum bisa memastikan.
Sebab, kedua bayi itu masih harus menjalani perawatan medis. "Sampai berat badannya kembali normal," paparnya. (sur/pro/one)