BALIKPAPAN - Sebuah truk muatan semen nyungsep ke laut di pintu Dermaga I Pelabuhan Ferry Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (23/3) dini hari. Pintu Dermaga I pun ditutup hingga pukul 19.30 wita.
Kepada Prokal.co (media online Kaltim Post Grup), Kasubid Logistik BPBD PPU, Nurlaila mengatakan, pihaknya bersama aparat gabungan dan dibantu warga sekitar masih berupaya mengangkat truk bernopol KT 8693 VD itu ke darat. "Ya, saat ini masih dalam proses evakuasi," katanya saat dihubungi media ini sekira pukul 19.30 Wita.
Dijelaskan perempuan yang bisa disapa Lela itu, akibat dari kejadian ini membuat pintu Dermaga I ditutup. Namun, meski ditutup, pelayaran di Pelabuhan PPU tetap beroperasi. "Di sini ada dua dermaga. Jadi yang dioperasikan dermaga dua. Sementara dermaga satu ditutup dulu," jelasnya.
Lela pun membeberkan, truk tersebut bermuatan semen curah. Namun dia enggan membeberkan kronologi kejadian ini.
"Menurut si sopir ada sekitar 24 ton semen curah, untuk kronologi dan penyebabnya itu yang tangani kepolisian, kami hanya bantu evakuasinya," sebutnya. "Enggak ada korban jiwa," tandasnya.
Informasi yang dihimpun media ini, truk yang dikemudikan oleh Joker Siahaan itu masuk ke laut pada Sabtu, sekira pukul 00.36 Wita. Saat itu, truk merek Hino hijau itu hendak masuk ke kapal Ferry dari Dermaga I PPU.
Saat roda depan truk berhasil menyentuh kapal, tiba-tiba kapala bergerek ke depan. Kepala truk kemudian tertarik oleh kapal, sehingga bagian pantat truk masuk ke laut.
Diketahui, Joker Siahaan merupakan warga Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara. Ia membawa semen curah dari Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menuju Balikpapan. (sur/pro/one)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan