BALIKPAPAN - Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SMP kelas 9 atau kelas 3 tinggal hitungan hari. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan pun mengaku siap menggelar USBN di Kota Minyak.
Diketahui, USBN tingkat SMP bakal dilaksanakan selama empat hari berturut-turut. Yakni, pada 22 hingga 25 April 2019.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Muhaimin menyatakan siap menggelar ujian tersebut. "Aman, sudah siap 100 persen (gelar USBN SMP), tinggal pelaksanaannya saja," katanya kepada awak media, Selasa (2/3) kemarin.
Dijelaskannya, yang kerap menjadi hambatan saat menggelar USBN adalah ketersediaan fasilitas komputer. Alat untuk pelajar menjawab soal-soal itu sering kali minim.
Namun, Muhaimin memastikan hal itu tak akan terjadi pada USBN 2019 di Balikpapan. Sebab pihaknya telah menambah ketersedian komputer di sekolah-sekolah. "Bantuan alokasi komputer juga sudah jalan. Komputer untuk UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) adalah bantuan yang komputer diakhir tahun kemarin (2018)," jelasnya.
Diapun menjelaskan pembuatan soal-soal USBN tingkat SMP. Kata Muhaimin, soal-soal USBN dibuat bersama oleh Pemkot dan Pemerintah Pusat.
Komposisinya, sebut pria berkacamata itu, yakni, 75 persen dari Pemkot Balikpapan dan 25 persennya dari Pemerintah Pusat. "Kita berkolaborasi, kemudian kita lakukan semacam workshop, lalu kita menyusun soal bersama," sebutnya.
Dengan begitu, Dia memastikan, semua pembuat soal-soal ini adalah orang-orang yang berkompeten dibidangnya masing-masing. Selain itu pembuat soal harus memiliki sertifikat sebagai pembuat soal USBN.
Sehingga, diyakinkannya bahwa soal-soal yang bakal keluar pada ujian nanti akan sangat bermutu.
"Tim pembuat soal tentu harus memenuhi kualifikasi. Kemudian mereka dihimpun dan ditetapkan dengan SK Kepala Dinas lalu mendapatkan bimbingan dari Kemendikbud," bebernya. (sur)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan