MALINAU – Karakteristik Kabupaten Murung Raya hampir sama dengan Kabupaten Malinau. Karena itu, Bupati Murung Raya Drs. Perdie M. Yoseph, M.A, bersama rombongan mengunjungi Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang untuk belajar dan mengetahui tentang desa wisata.
“Saya bersyukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus, ternyata ketika saya masuk desa ini atmosfernya bagus,” ucap Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph saat menyampaikan sambutan di Rumah Adat Dayak Lundayeh Desa Wisata Pulau Sapi, Selasa (4/2).
Bupati yang kabupatennya berada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini melihat Desa Wisata Pulau Sapi terbentuk karena tidak lepas dari gotong royong dan komitmen yang diimplementasikan secara konsisten.
“Tetap jaga keramahtamahan kalian, ciri khas dan mengucap syukur kepada Tuhan atas keadaan ini. Saya optimis desa ini nanti akan berkembang, berkembang dan berkembang,” yakin Perdie sambil berkata walaupun baru pertama kali kami datang ke Malinau dan juga ke Desa Wisata Pulau Sapi, dia merasa bangga dan kerasan.
Disebutkannya, visi dirinya sebagai Bupati Murung Raya pada periode 2018-2023 sangat jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di poin kelima adalah pariwisata. Sama seperti di Malinau. Yaitu meningkatkan objek wisata alam dan budaya dalam satu paket.
Karena posisi desa wisatanya belum sampai pada posisi keadaan seperti Desa Wisata Pulau Sapi makanya pihaknya belajar ke Malinau. Maka lewat tahapan-tahapan yang ada, ia berharap ke depan level desa wisata di Murung Raya minimal sama. Untuk itu, pihaknya perlu fokus dan konsentrasi ke arah sana.
“Ada sudah desa-desanya yang kita SK-kan, tetapi progres kemajuan seperti yang di Desa Wisata Pulau Sapi ini belum. Makanya kami datang ke sini studi banding coy,” katanya sambil disambut tawa Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si serta pejabat dari dua kabupaten dan masyarakat Desa Wisata Pulau Sapi.
Kearifan lokal sama, karena sama sebagai suku-suku Dayak kata Bupati Murung Raya yang mengaku keturunan Dayak ini. Sebab, ibunya berasal dari Suku Dayak Siang dan ayahnya bersuku Dayak Kahayan Hulu, Kalteng ini.
“Kami memberikan apresiasi, hormat dan jempol kepada desa ini sebagai ibu kota Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau dan ini tidak lepas dari peran ibu TP PKK Kabupaten dan pak Yansen sebagai Suku Dayak kita di sini,” ungkapnya.
Kemudian, di tempat yang sama, Bupati Malinau Yansen TP mengucap syukur kembali berjumpa dalam rangkaian studi banding Pemkab Murung Raya di Malinau. Studi banding yang dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya dianggap Yansen suasana acaranya spesial.
“Beliau berkunjung ke Malinau dalam rangka melihat-lihat. Kalau Bupati itu melihat beda dengan orang biasa melihat. Kalau dia melihat, seperti terekam dalam video. Nah jadi hari ini beliau datang melihat-lihat Malinau, apa yang tidak ada, apa yang ada, semua direkam sehingga itu berguna untuk beliau katanya,” ujar Yansen TP dalam sambutan.
Selain bertujuan untuk mempelajari tentang desa wisata, kata Yansen, Bupati Murung Raya juga mempelajari tentang manajemen pengelolaan sampah. Selain itu, juga datang dalam rangka pelayanan juga. Karena itulah, dia anggap spesial dan istimewa, karena menurutnya mungkin satu-satunya Bupati yang punya gaya seperti itu hanya Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph.
“Terima kasih Pak Bupati, bapak sudah berkunjung ke daerah ini, kecamatan ini, mereka bangga dan bahagia dengan itu. Yang bapak saksikan, itulah mereka. Penuh kekurangan dan penuh kelebihan juga,” ucap Bupati Malinau.
Dalam artian, jelasnya, apa yang mereka bisa buat, maka masyarakat Desa Wisata Pulau Sapi buatkan untuk dapat disaksikan dan nikmati bersama. Karena itulah prinsip desa wisata, menyediakan sesuatu yang nanti di kemudian berkesan pada orang yang datang.
Bupati Malinau pun meminta izin mengungkapkan perkataan Bupati Murung Raya yang mengatkan bahwa tanda-tandanya ia akan kembali lagi berkunjung ke Malinau. “Mudah-mudahan kembali. Beliau katakan begitu,” beber Yansen.
Suami Ping Yansen ini mengaku bahagia, karena sepintas saja Bupati Murung Raya ke Malinau sudah merasa berkesan. “Beliau melihat sepintas ini sudah berkesan. Itu artinya beliau berkenan dengan apa yang kita lakukan di Malinau. Terima kasih pak Bupati,” ucapnya. (ags/fly)
Editor : anggri-Radar Tarakan