DAHULU sebagian besar skincare merupakan produk dari luar negeri. Namun sekarang ada banyak sekali anak bangsa yang memproduksi skincare lokal. Kualitas yang diberikan juga tidak kalah dengan skincare yang berasal dari luar negeri. Tidak jarang skincare tersebut akhirnya diekspor. Kemudian masyarakat Indonesia banyak yang mulai menggunakan skincare lokal, karena memang ditawarkan dengan harga lebih terjangkau dan kualitas yang baik.
Salah satu skincare yang tengah populer di kalangan wanita di seluruh wilayah Indonesia yaitu, Skincare MI Glow. Produk lokal ini ternyata besar di Beriman, Balikpapan, dan sudah beredar hampir di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Bahkan sejak awal berdiri hingga viral dan tembus pasar di sejumlah negara tetangga pun produk kecantikan sangat diminati konsumen setianya.
Owner MI Glow, Sartika Deasy mengungkapkan produk kecantikan miliknya banyak diminati kaum hawa di Indonesia, yang ingin tampil lebih cantik dan glowing. Tak hanya itu harganya yang bersahabat namun tetap mengandalkan kualitas yang menjanjikan, menjadikan produk ini diminati para pelanggannya. “Berdiri dari tahun 2019 dan viral pada tahun 2020, produk ini sampai terjual ratusan ribu paket hanya dalam waktu seminggu,” ungkap Sartika Deasy, saat pressconference di Rooftop lantai 11 Hotel Platinum Balikpapan, Jumat (14/8).
Sartika Deasy yang lahir di Balikpapan ini, juga menceritakan awalnya bisa terjun ke bisnis skincare. Saat itu dirinya yang hobi merawat kecantikan dari produknya sendiri. Karena tiap hari dirinya terlihat semakin glowing, sehingga sering ditanya oleh orang-orang di sekitarnya. Iya pun lantas bertekad untuk mendapatkan label BPOM untuk produk skincarenya.
Awal cara menawarkan produk miliknya hanya berdasarkan di dunia sosial media. Tiap hari dia live secara online. Dirinya juga rajin mengupload produknya dan mempromosikan secara terus-menerus. “Alhamdulillah sekarang laris banget di pasaran dan semakin dikenal, karena memang produk ini terbukti kualitasnya. Dapat menghilangkan jerawat, plek hitam, membuat wajah menjadi bersih serta glowing,” ujarnya.
Harganya pun cukup terjangkau, untuk satu paket skincare yang dijualnya hanya dibandrol Rp 160 ribu. Satu paket itu terdiri dari tiga item, diantaranya krim siang malam, sabun pencuci muka, dan toner. Produk ini semua sudah berlabel BPOM dan aman digunakan oleh semua jenis kulit. “Paket yang kami beri nama Paket 2in1 MI Glow ini yang paling best seller. Kami juga punya minuman kolagen pemutih kulit, jadi bukan fokus ke perawatan wajah saja, tetapi juga merawat ke dalam tubuh kita. Dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang, usia 13 tahun keatas juga sudah bisa,” katanya.
Sartika Deasy juga menjelaskan, bahwa MI Glow sudah menyebar ke setiap daerah di Indonesia. Khusus Balikpapan sendiri, Skinscare ini sudah ada di setiap kecamatan. Bahkan merambah ke mancanegara, para reseller nya juga ada yang berada di negara Malaysia, Thailand, hingga Singapura. “Produk ini asli Indonesia, pabriknya berada di Yogyakarta,” tegas Sartika Deasy.
Bahkan, dalam waktu dekat iya juga akan memperkenal produk lain dari MI Glow. Seperti serum, krim jeli, lulur snow white kromosom, sabun pemutih badan dan semuanya telah berlabel BPOM dengan harga terjangkau. “Mungkin kedepan kami akan launching produknya. Dan insya Allah tahun ini kami akan buka klinik,” promo wanita yang beralamat di Perumahan Regency Balikpapan Selatan ini.
Menyadari reseller nya begitu antusias, Sartika pun memberikan reward mobil dan rumah kepada penjual terbanyak. Kelak iya juga akan membuka klinik pertamanya di Balikpapan. “Reseller kami Alhamdulillah ada dimana-mana, bahkan laki-laki pun banyak yang ikut serta, karena produk ini juga aman digunakan pria. Target kami tembus 100 ribu paket dalam sebulan, maka dari itu reseller kami yang jual 10.000 paket MI Glow akan kami beri mobil sebagai tanda ucapan terima kasih,” ungkapnya.
Untuk informasi MI Glow ada di Facebook, Instagram, dan Shoppe. Selain itu juga bisa didapatkan di toko-toko kosmetik di setiap kota. Atau bisa kunjungi http://bit.ly/Olshop_OwnerMiGlow. (dwn/pro)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan